Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi berharap dengan adanya holdingisasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) di bawah PTPN III ada konsolidasi dalam pencapaian peningkatan kinerja. Menurutnya, perkebunan di Indonesia tidak bisa lepas dari sejarah panjang perjalanan, tata ekonomi Indonesia sejak zaman Belanda.
“Beberapa upaya telah dilakukan guna peningkatan kinerja PTPN, contohnya melakukan efisiensi, terus melakukan konsolidasi, termasuk juga dalam rangka efisiensi itu adalah merelokasi lahan-lahan pertebuan,” ungkapnya saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/2). Tim Kunker dipimpin Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza.
Lebih lanjut Awik, sapaan akrab Achmad Baidowi menyampaikan, jika sudah adanya holdingisasi seharusnya perusahaan-perusahaan yang bergabung sudah bisa terkoordinasi dan terkomunikasi dengan baik, sehingga pencapaian kinerja holding PTPN ini bisa maksimal, karena saling bersinergi satu sama lainnya.
“Hari ini, komoditas perkebunan Indonesia terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun seperti komoditas teh, kopi, dan kakao. Semua berpikir praktis bagaimana perusahaan ini untung, harus diingat bahwa BUMN itu selain juga ada tugas mencari profit jangan lupakan ada tugas kesosialan," jelasnya.
"Di situ memperdayakan ekonomi masyarakat, kalau ternyata kehadiran BUMN tidak menambah lapangan pekerjaan, ngapain ada BUMN begitu yang kita harapkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mencontohkan komoditas kopi, teh dan kakao itu menyedot lapangan pekerjaan yang cukup banyak, sementara di satu sisi perusahaan dituntut melakukan efisiensi dan meningkatkan laba maka komoditasnya diganti, diganti ke tanaman tebu.
“Penggantian komoditas ini berimbas pada pengurangan karyawan besar-besaran, ongkos tenaga kerja di pangkas habis, yang biasanya dia bekerja dalam seminggu full, sekarang di beberapa perkebunan itu paling banter kerjanya tiga hari dalam seminggu, ini menimbulkan efek sosial,” ujar Baidowi.
“Saat ini sudah mulai dibenahi, agar BUMN kita itu bener-bener hadir untuk Indonesia, meningkatkan perekonomian, menumbuhkan lapangan pekerjaan, dan semacamnya. Yang terpenting juga PTPN memiliki utang yang cukup besar, yang harus segera diselesaikan, itu yang harus diselesaikan. Sementara Rp45 triliun itu mau jadi seperti apa cara membayar utangnya,” ujar legislator dapil Jawa Timur XI itu.
Mengutip rilis Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan bahwa pembentukan holding perkebunan di bawah PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dinilai tidak efektif untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan 13 PTPN lain sebagai subdiarinya. Padahal holding ini telah dibentuk sejak 2014 silam. (RO/OL-09)
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menolak rencana pemerintah untuk mengalihkan pengelolaan izin 28 perusahaan yang dicabut ke badan usaha milik negara (BUMN).
Disertasi yang dipertahankan Fathudin dalam meraih gelar Doktor Ilmu Hukum tidak sekadar berkontribusi pada pengembangan teori hukum administrasi negara.
Kejaksaan Agung menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memeriksa eks pejabat BUMN terkait dugaan kebocoran anggaran.
Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat membawa manfaat menyeluruh berupa diversifikasi bisnis.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
NAIK kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN), kinerja BSI pada 2025 progresif jauh di atas industri perbankan sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengakui masih kurangnya pengawasan terhadap aktivitas industri ekstraktif pertambangan dan perkebunan.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
ADA dilema kelembagaan bank tanah dalam mewujudkan keadilan sosial agraria di tengah gencarnya arus investasi.
Transformasi digital di sektor perkebunan nasional mendapat dorongan baru melalui kolaborasi antara Subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, dan Fakultas Vokasi USU.
Upaya tegas pemerintah dalam memberantas mafia sawit dan menata ulang tata kelola sumber daya alam (SDA) dinilai sebagai langkah strategis dan berani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved