Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menegaskan pengungkapan dugaan korupsi di Yayasan Asabri tidak akan merugikan para anggotanya. Uang prajurit TNI-Polri yang sudah masuk di lembaga itu mendapatkan jaminan dari negara.
"Ya, masyarakat supaya tenang dan percaya terutama kalangan prajurit TNI dan Polri bahwa kasus Asabri itu dipastikan untuk dibawa ke pengadilan karena terjadi tindak pidana korupsi," kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD dalam keterangannya, Selasa (2/2).
Ia mengatakan para pelaku korupsi Asabri bisa ada yang sama dengan kasus Jiwasraya. Tetapi kedua kasus ini berbeda objek maupun aset yang menjadi pokok atau dasar pengungkapannya.
"Tadi saya memastikan ke Kejaksaan Agung bahwa prajurit TNI-Polri tetap mendapat jaminan dari negara dan dari proses hukum bahwa uangnya tidak akan hilang dengan cara apapun," paparnya.
Mahfud menegaskan proses hukum kasus ini akan terus dikembangkan Kejaksaan Agung hingga tuntas. Tetapi hak-hak para nasabahnya tetap aman.
"Jaminan kesejahteraan papara prajurit yang dijanjikan yayasan itu dijamin oleh pemerintah agar tidak hilang," tegasnya.
Baca juga: KPK Setor Rp1 Miliar Hasil Denda Soetikno Soedarjo
Menurut dia, jaminan itu berasal dari pemulihan aset yang dikorupsi para pelakunya. Bila nilai total aset yang hilang belum dapat dikembalikan seluruhnya pun negara akan menutupinya.
"Kalau ada aset yang dipulihkan kurang sepadan atau masih kurang sedikit atau banyak nanti akan dibicarakan. Pokoknya prajurit TNI-Polri tidak boleh dirugikan karena mereka menyimpan uang untuk kesejahteraan mereka," ungkapnya.
Dalam waktu dekat, kata Mahfud, penyitaan aset para pihak yang sudah ditetapkan tersangka akan dilakukan Kejaksaan Agung. Masyarakat perlu mengawal kasus ini supaya dapat diselesaikan dengan baik.
Kasus ini, kata dia, sudah terendus sejak awal 2020. Indikasinya terdapat kerugian negara di Asabri sebesar Rp16 triliun namun setelah dilakukan penyidikan bertambah menjadi Rp22-23 triliun.
"Tapi sekali lagi para pra prajurit TNI-Polri tenang negara akan memberikan pelayanan kepada Anda karena ini uang Anda uang tabungan Anda di yayasan Asabri. Salam," pungkasnya. (OL-4)
Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
PT Asabri (Persero) bergerak cepat dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra dengan mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan seluruh peserta secara berkelanjutan.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Empat novum yang diajukan itu di antaranya laporan keuangan, risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mutasi rekening bank, serta dokumen pembagian dividen.
PT Asabri (Persero), mendukung realisasi visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved