Rabu 20 Januari 2021, 14:04 WIB

Fraksi NasDem Minta Listyo Buat Formula Baru Tangani Teroris Poso

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
Fraksi NasDem Minta Listyo Buat Formula Baru Tangani Teroris Poso

Antara
Komjen Listyo Sigit Prabowo

 

FRAKSI NasDem meminta calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan formula baru dalam penanganan teroris di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Polri dinilai masih gagap menangani gerakan radikal itu.

"Permasalahan Poso ini harus diselesaikan secara komprehensif dengan cara yang tidak gagap seperti ini," kata Ketua Fraksi NasDem Ahmad M Ali saat fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) calon kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20 /1).

Gagap yang Ali maksud yakni penempatan Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso yang ditugaskan di Desa Tokorondo, Poso. Abdul ditugaskan di desa itu oleh Kapolri Jenderal Idham Azis sejak awal Desember 2020.

Menurut Ali hal itu tidak perlu. Kapolda mesti bekerja di pusat kota untuk memantau situasi keamanan yang lebih luas.

"Pak Kapolda jangan lagi berkantor di Desa Tokorondo. Karena permasalahan kepolisian Sulteng itu tidak hanya di Poso, pelayanan terhadap publik itu masih banyak," tegas dia.

Baca juga : Listyo Sampaikan Delapan Komitmen Jika Jadi Kapolri

Wakil Ketua Umum Partai NasDem ini bilang, polisi harus mengevaluasi terhadap pola dan pendekatan pengejaran teroris. Polri juga diminta tak berpikir tahu betul menangani masalah terorisme.

"Harus berani evaluasi. Puluhan tahun dilakukan pengejaran terhadap teroris Poso sampai hari ini belum berhasil. Artinya apa, ada yang salah dalam penanganan itu," ujar Ali.

Listyo menjalani fit and proper test di DPR dengan memaparkan judul makalah Transformasi Menuju Polri yang Presisi. Presisi dalam judul makalah Listyo merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan.

Presiden Joko Widodo memilih Komjen Listyo sebagai calon tunggal Kapolri. Jokowi menyampaikan pilihannya ke DPR melalui surat presiden (supres) bernomor: R-02/Pres/01/2021 pada Rabu, 13 Januari 2021. (OL-2)

 

Baca Juga

Ist/DPR

Sahroni Nilai Kehadiran Polisi Virtual Dapat Lindungi Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 03 Maret 2021, 08:59 WIB
Ahmad Sahroni menilai kehadiran polisi virtual justru dilakukan untuk melindungi masyarakat dari konten yang dapat menimbulkan...
Ist/DPR

Puan Maharani: Puskesmas Ujung Tombak Vaksinasi Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 03 Maret 2021, 08:52 WIB
Puan menegaskan Puskesmas memegang peranan penting dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Kini, kasus Covid Indonesia mencapai 1,33...
AFP

Kasus HAM Sulit Selesai, Komjak Soroti Landasan Hukum

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 03 Maret 2021, 04:50 WIB
Komjak mendorong pemerintah dan DPR untuk merumuskan landasan hukum dalam bentuk undang-undang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya