Kamis 14 Januari 2021, 15:30 WIB

PPATK Selamatkan Penerimaan Negara Rp9 Triliun

Andhika prasetyo | Politik dan Hukum
PPATK Selamatkan Penerimaan Negara Rp9 Triliun

Antara
Kepala PPATK Dian Ediana Rae

 

PUSAT Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil menyelamatkan penerimaan negara sebesar Rp9 triliun dari tindak pidana bidang perpajakan sepanjang 2020.

Tidak hanya itu, lembaga independen tersebut juga berpotensi mengamankan dana hingga Rp20 triliun dari tindak lanjut terhadap hasil analisis dan pemeriksaan yang akan dilakukan aparat penegak hukum.

Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengungkapkan keberhasilan itu merupakan hasil dari operasi gabungan yang juga melibatkan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

"Ini merupakan satu capaian positif yang bisa diraih di tengah pandemi. Sekarang mekanisme kerja berubah secara drastis dengan pola pekerjaan yang banyak berpusat pada skema bekerja dari rumah. Sementara tantangan dan tuntutan stakeholder terus meningkat," ujar Dian dalam agenda Koordinasi Tahunan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan TPPU dan TPPT 2021, Kamis (14/1).

Baca juga: Presiden Desak PPATK Berperan Lebih Besar dalam Pencegahan Korupsi

Selain itu, PPATK juga melakukan pemeriksaan dan analisa terhadap berbagai kasus tindak pidana korupsi.

Dian mengungkapkan, sejauh ini, tindakan rasuah banyak melibatkan pejabat pemerintahan, kepala daerah dan BUMN, dengan modus utama berupa penerimaan gratifikasi atau suap, perijinan serta pengadaan barang dan jasa.

"Dari upaya penelusuran transaksi keuangan, kami temukan bahwa ada peran professional money launderer yang membantu proses pencucian uang dari harta hasil tindak pidana korupsi. Mereka memanfaatkan perbedaan peraturan perundang-undangan di Indonesia dengan peraturan perundang-undangan negara lain termasuk rekayasa keuangan dan rekayasa hukum,” tuturnya. (P-5)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Menantu masih Positif Covid-19, Sidang Nurhadi Ditunda Lagi

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 20 Januari 2021, 14:44 WIB
Penasihat hukum Rezky, Maqdir Ismail, menyebut kliennya saat ini masih menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet...
Antara

Komjen Listyo : Anggota tak Perlu lagi Lakukan Tilang

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 20 Januari 2021, 14:15 WIB
Komjen Listyo Sigit Prabowo tidak ingin ada lagi anggota polisi lalu lintas (polantas) yang melakukan penilangan terhadap masyarakat di...
Antara

Fraksi NasDem Minta Listyo Buat Formula Baru Tangani Teroris Poso

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 20 Januari 2021, 14:04 WIB
"Permasalahan Poso ini harus diselesaikan secara komprehensif dengan cara yang tidak gagap seperti ini," kata Ketua Fraksi NasDem...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya