Senin 21 Desember 2020, 10:25 WIB

Jokowi Lantik Tujuh Anggota KY

Nur Azizah, Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Jokowi Lantik Tujuh Anggota KY

Youtube Sekretariat Presiden
Presiden melantik tujuh anggota Komisi Yudisial di Istana Negara, Senin (21/12).

 

PRESIDEN Joko Widodo melantik tujuh anggota Komisi Yudisial (KY) di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/12). Mereka dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 131 Tahun 2020 tentang Pemberhentian dengan Hormat Anggota KY Masa Jabatan tahun 2015-2020 dan Pengangkatan Anggota KY Masa Jabatan 2020-2025.

Selama prosesi pelantikan, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin diiringi empat pasukan kehormatan Paspampres.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengambil sumpah jabatan tujuh anggota KY Indonesia.

Baca juga: KSP Buka Suara Terkait Isu Reshuffle Rabu Pon

"Saya bersumpah/berjanji bahwa saya, untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam tugas ini, tidak sekali-kali akan menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun juga suatu janji atau pemberian," ucap ketujuh anggota KY, Jakarta, Senin (21/12).

Ketujuh anggota KY periode 2020-2025 itu ialah Joko Sasmito dan Muhammad Taufik. Keduanya mewakili dari unsur hakim. Kemudian, yang mewakili unsur praktisi hukum ada Sukma Violetta dan Bin Ziyad Khadafi.

Lalu dari unsur akademisi hukum ada Amzulian Rifai dan Mukti Fajar Nur Dewata. Sedangkan terakhir yang mewakili unsur anggota masyarakat adalah Siti Nurjanah.

Mereka berjanji akan bekerja sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila. Mereka juga bersumpah akan menjalankan tugasnya dengan objektif dan jujur.

"Saya bersumpah/berjanji bahwa saya senantiasa akan menjalankan tugas dan wewenang saya ini dengan sungguh-sungguh, seksama, obyektif, jujur, berani, adil, tidak membeda-bedakan jabatan, suku, agama, ras, jender, dan golongan tertentu dan akan melaksanakan kewajiban saya dengan sebaik-baiknya, serta bertanggung jawab sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Selain itu, mereka bersumpah akan akan menolak atau tidak menerima apa pun yang bisa mempengaruhi kinerjanya.

"Kami tidak mau dipengaruhi oleh campur tangan siapa pun juga dan saya akan tetap teguh melaksanakan wewenang dan tugas saya yang diamanatkan Undang-undang kepada saya," ucap mereka. (OL-1)

Baca Juga

MI/Pius Erlangga

Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Anggota KPU-Bawaslu DIgelar 7-9 Februari 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 21:52 WIB
"Terkait uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU-Bawaslu periode 2022-2027 akan dilaksanakan tanggal 7-9 Februari," kata...
dok.ist

Erick Thohir Dinilai Sebagai Kader NU yang Siap Bertarung sebagai Capres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 21:31 WIB
DUKUNGAN publik kepada Erick Thohir untuk maju sebagai Calon Presiden 2024 semakin menunjukan tren...
Ist

Relawan Samudera Etho Dukung Erick Thohir Maju Pilpres 2024

👤Widhoroso 🕔Jumat 28 Januari 2022, 20:29 WIB
PARA santri dari berbagai daerah Jawa Timur (Jatim) berkumpul menyatukan sebuah visi bersama untuk mendukung Menteri BUMN Erick Thohir maju...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya