Selasa 01 Desember 2020, 18:30 WIB

Waspada. Kejahatan Siber selama Pandemi Meningkat

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Waspada. Kejahatan Siber selama Pandemi Meningkat

Dok MI
Ilustrasi

 

TINDAK pidana kejahatan siber selama pandemi covid-19 meningkat. Sepanjang 2020, Bareskrim Polri mencatat terdapat 4.250 kasus kejahatan di dunia maya. Masyarakat pun diminta untuk mewaspadai potensi kejahatan siber.

"Selama pandemi ini masyarakat banyak menggunakan teknologi informasi untuk kegiatan sosial maupun kegiatan lainnya. Sampai November 2020 kejahatan siber sudah mencapai 4.250 dan ini akan terus meningkat sampai akhir tahun," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Himawan Bayu Aji dalam webinar bertajuk Membedah Tindak Pidana Siber sebagai Tindak Pidana asal TPPU, Selasa (1/12).

Himawan mengungkapkan ada tiga kategori kejahatan dunia maya yang dominan yakni pencemaran nama baik, penipuan, dan akses ilegal. Kasus pencemaran nama baik yang ditangani Barrskrim tercatat sebanyak 1.581 kasus, penipuan 1.158 kasus, dan akses ilegal 267 kasus.

Menurutnya, penyebab meningkatnya kejahatan siber selama pandemi lantaran sebagian besar aktivitas dan transaksi ekonomi masyarakat beralih secara daring. Hal itu tidak dibarengi dengan kesadaran untuk melindungi data pribadi.

"Kalau kita melihat ini terus meningkat interaksi dan transaksi menggunakan teknologi informasi. Tiga kategori kejahatn yang terus meningkat yaitu pencemaran nama baik, penipuan, dan akses ilegal," ucapnya.

Untuk kejahatan penipuan dan akses ilegal, ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penggunaan fasilitas internet publik seperti wifi. Menurutnya, fasilitas tersebut bisa menjadi celah peretasan data pribadi yang berujung pada akses ilegal maupun penipuan.

"Yang perlu diwaspadai yakni fasilitas-fasilitas yang disiapkan oleh publik seperti wifi. Itu juga bisa menjadi andil terhadap terjadinya tindak pidana dan orang lain mengetahui data pribadi," ucapnya.

Himawan menambahkan tren kasus kejahatan siber itu dari tahun ke tahun juga tercatat meningkat. Perbandingan tahunannya, pada 2015 Bareskrim menangani 2.609 kasus, pada 2016 sebanyak 3.110 kasus, pada 2017 sebanyak 3.109 kasus, 2018 sebanyak 4.360 kasus, dan tahun lalu 4.585 kasus. (OL-8)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Moeldoko Ketua Umum Partai Demokrat Hasil KLB

👤Andhika prasetyo 🕔Jumat 05 Maret 2021, 16:36 WIB
Moeldoko yang tidak hadir secara langsung di KLB tersebut pun menyampaikan sambutan melalui sambungan...
MI/Adam Dwi

Dalami Suap dan Gratifikasi, KPK Mulai Periksa Nurdin Abdullah

👤Tri Subarkah  🕔Jumat 05 Maret 2021, 15:56 WIB
Penyidik juga memeriksa dua tersangka lain, yakni Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel Edy Rahmat,...
Ist/DPR

DPR Berencana Lanjutkan Pembahasan Revisi RUU KUHP

👤DPR Berencana Lanjutkan Pembahasan Revisi RUU KUHP 🕔Jumat 05 Maret 2021, 15:54 WIB
Pengesahan akan dilakukan dalam Rapat Paripurna dengan begitu pembahasan RUU KUHP yang merupakan RUU carry over pada masa sidang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya