Jumat 13 November 2020, 02:35 WIB

Konvensi NasDem Tunjukkan Insting Bagus

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Konvensi NasDem Tunjukkan Insting Bagus

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

 

RENCANA NasDem menggelar konvensi bagi calon presiden 2024 menunjukkan insting (naluri) politik yang bagus dari sebuah partai. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Firman Noor.

“Khusus NasDem saya kira ini partai termasuk yang punya insting politik bagus,” kata Firman kepada Media Indonesia, kemarin.

Menurut Firman, naluri cerlang semacam itu sudah dibuktikan NasDem dengan cukup banyaknya partai tersebut memenangi kontestasi lokal. Ia mencontohkan saat NasDem mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jawa Barat yang tentu dimotori Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Hal serupa akan banyak menentukan arah konvensi capres 2024. “Sekaligus seorang (Surya Paloh) yang punya rekam jejak yang cukup baik memilih kandidat yang berpotensi besar menang,” tandas Firman.

Wacana NasDem menggelar konvensi dicetuskan langsung oleh Surya Paloh pada peringatan HUT ke-9 Partai NasDem, Rabu (11/11). Surya mengatakan, konvensi calon presiden 2024 ditujukan untuk memberi kesempatan bagi anak bangsa di luar partai politik.

Menurut politikus NasDem Willy Aditya, konvensi NasDem dalam mengusung capres 2024 merupakan politik gagasan yang ditawarkan NasDem sebagai partai politik (parpol) modern. Melalui konvensi, NasDem memiliki komitmen untuk melakukan perubahan Indonesia ke depan.

“Kami terbuka tidak hanya kepada kader NasDem, tapi juga kandidat dari luar,” ujar Willy saat dihubungi di Jakarta, kemarin.

Disebutkan Willy, salah satu tugas parpol ialah melakukan pengusungan calon pemimpin negeri. Konvensi menjadi kultur politik berdemokrasi yang sehat dalam menentukan calon pemimpin.

Willy menerangkan, saat ini NasDem memiliki dua fokus utama yang terus dikerjakan jelang pelaksanaan konvensi yang direncanakan berlangsung pada 2022. Pertama, melakukan rekrutmen konvensi sendiri dan yang kedua, melakukan kerja politik membangun blok politik pemenuhan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold/PT) sebesar 20%.

“NasDem terus bekerja. Kita juga bangun blok politik terkait dengan calon presiden yang nantinya akan diusung,” tuturnya.

Sebagai perbandingan, pada Pemilu 2019 gagasan politik yang dibawa NasDem ialah politik dukungan tanpa syarat mendukung Joko Widodo menjabat presiden 2 periode.


Tunggu revisi

Pada kesempatan berbeda, anggota DPD RI Jimly Ashhiddiqie beranggapan membicarakan capres atau Pilpres 2024 belum relevan bila revisi UU Pemilu selesai. Pasalnya, halhal krusial, terutama terkait dengan ambang PT dan ambang batas pemilihan parlemen masih menjadi perdebatan.

“Tetap 20%, turun jadi 10%, atau jadi 0% agar semua parpol peserta pemilu berhak ajukan paslon atau batasi parpol yang sudah lolos threshold di parlemen pada pemilu lalu saja yang diberi hak. Pastikan dulu,” ungkap Jimly melalui akun Twitter-nya, @JimlyAs, kemarin.

Dalam kaitan itu, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan Komisi II telah sepakat RUU Pemilu mulai dirampungkan di awal periode ini. “Harapan kami paling lambat pertengahan 2021 selesai.” (Uta/P-2)

Baca Juga

MI/Susanto

Hari Ini, DPR Gelar Paripurna Soal Calon Kapolri

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:46 WIB
Komisi III DPR RI menyetujui penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam...
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

KPK Lelang Tujuh Barang Milik Dua Koruptor

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:04 WIB
KPK melelang tujuh barang milik dua koruptor milik Syahrul Raja Sampurnajaya mantan pejabat di Bappebti, dan Hendry Saputra,...
MI/Susanto

KPK Hitung Ulang Uang Suap Juliari

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 21 Januari 2021, 07:37 WIB
Total uang haram yang diterima Juliari diselisik melalui saksi yang dipanggil oleh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya