Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letkol Arm Reza Nur Patria menerangkan satuan tugas bawah komando operasi (Satgas BKO) Aparat teritorial (Apter) Koramil Persiapan Hitadipa kontak senjata dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB). Akibatnya satu anggota Apter gugur bernama Pratu Dwi Akbar Utomo.
"Pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 13.20 WIT bertempat di Pos Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya telah terjadi kontak tembak antara Satgas BKO Apter Koramil Persiapan Hitadipa dengan KSB. Salah satu personel Satgas Apter terkena tembakan, Pratu Dwi Akbar Utomo dan pada pukul 14.50 WIT korban dinyatakan meninggal dunia," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (20/9).
Menurut dia, jenazah Pratu Dwi Akbar Utomo sedang diurus proses evakuasi ke Timika. Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri saat ini melaksanakan penyisiran di sekitar tempat kejadian.
Baca juga : Ketua Dewas KPK Tumpak Negatif Covid-19
Padahal, kata dia, tugas Satgas BKO Apter Koramil Persiapan Hitadipa Kampung Hitadipa tengah menjalankan tugas yang tujuan akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua. Satgas BKO Apter yang bertugas di Provinsi Papua bertujuan untuk menyiapkan Koramil dan Kodim baru.
"Itu dalam rangka membantu pemerintah daerah melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," pungkasnya. (P-5)
Bazar TNI menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga 15 persen lebih murah dari pasar untuk meringankan kebutuhan Lebaran masyarakat.
TNI tegaskan sistem peradilan militer tetap independen dan di bawah pengawasan Mahkamah Agung dalam sidang uji materi UU No. 31/1997 di Mahkamah Konstitusi.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
Mabes TNI buka suara terkait beredarnya Telegram Panglima TNI mengenai status Siaga 1. Simak penjelasan Kapuspen TNI soal pengamanan objek vital nasional.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved