Jumat 11 September 2020, 06:14 WIB

JK Kenang Jakob Oetama Selalu Ingin Lihat Hal Positif

Uta/Ant/P-1 | Politik dan Hukum
JK Kenang Jakob Oetama Selalu Ingin Lihat Hal Positif

MI/ANDRI WIDIYANTO
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi inspektur upacara pemakaman Jakob Oetama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan

 

WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengatakan Jakob Oetama merupakan orang yang selalu ingin melihat hal
positif untuk pembangunan bangsa.

“Dia tidak melihatnya dari sisi negatif,” kata Jusuf Kalla seusai menjadi pemimpin upacara pemakaman Jakob Oetama di Taman Makam
Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, kemarin.

Hal itu tecermin dari sikap anggota MPR RI periode 1971-1977 itu yang melihat sesuatu yang sulit, tetapi tetap mengarah pada kemajuan.

JK pun mengajak para jurnalis muda di Tanah Air agar bisa mencontoh sikap dan kepribadian dari sosok Jakob Oetama.

Seusai pembacaan apel persada, jenazah pendiri Kompas Gramedia itu pun dikebumikan dengan diiringi tembakan regu salvo. Ia dimakamkan secara militer di Blok AA Nomor 339 Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Upacara pemakaman ditutup dengan penghormatan terakhir oleh seluruh tamu undangan dan tabur bunga di atas makam penerima penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari negara tersebut. Ketua MPR Bambang Soesatyo mengaku terinspirasi semangat dari Jakob Oetama.

Pria yang sempat menjadi wartawan di harian umum Prioritas pada 1985 itu meng- aku banyak mendapat inspirasi dari sepak terjang Jakob Oetama.

“Tentu kami semua kehilangan semangat dan ideologinya yang terus menyemangati kami semua sebagai jurnalis muda,” kata Bamsoet.

Bamsoet mengatakan sesuatu yang tak banyak orang yang mengetahui, yaitu selain mengabdikan diri di dunia jurnalistik, Jakob Oetama juga pernah mengabdikan diri menjadi guru.

Ia menyebut Jakob Oetama pernah menjadi guru di SMP Mardiyuana, Cipanas, Jawa Barat (1952-1953), Sekolah Guru Bagian B di Lenteng Agung, Jakarta (1953-1954), dan SMP Van Lith di Gunung Sahari (1954-1956).

“Lebih dari itu, beliau juga seorang budayawan sekaligus pelestari kebinekaan. Menjadi penegas bahwa kecintaannya terhadap Indonesia tak perlu diragukan.”

Jakob Oetama juga memiliki idealisme yang luar biasa sebagai jurnalis. Ia berharap idealisme itu bisa meng inspirasi para insan pers yang lebih muda.

“Tak ada cerita yang tidak menarik, apa yang saya dengar dari Pak Jakob banyak cerita menarik yang selalu menginspirasi. Semoga semangat dan ajaran beliau jadi inspirasi kita dan kalian sebagai jurnalis. Kami ucapkan selamat jalan, semoga beliau diterima di sisinya,” pungkas Bamsoet.

Jakob Oetama ialah putra dari Raymundus Josef Sandiyo Brotosoesiswo. Jakob meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (9/9) pukul 13.05 WIB, karena sakit. (Uta/Ant/P-1)

Baca Juga

ANTARA/Dhemas Reviyanto

Novel Baswedan Tawarkan Bantuan Mencari Harun Masiku ke KPK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 23 Mei 2022, 09:54 WIB
"Bila tidak mampu, bisa minta bantu kami untuk tangkap HM (Harun Masiku). Saya yakin tidak perlu waktu yang terlalu...
ANTARA/Reno Esnir

Mengintip Kekayaan Ketua KPK Firli Bahuri, Totalnya Rp20,7 M

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 23 Mei 2022, 09:49 WIB
Firli tercatat memiliki delapan tanah dan bangunan senilai Rp10,4 miliar. Empat tanah dan bangunan miliknya ada di Bekasi, sisanya berada...
MI/Dok Humas Polri

Ferrari Indra Kenz Tiba di Bareskrim Polri

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:09 WIB
Ferrari milik Indra Kenz disita sebagai barang bukti dalam kasus penipuan investasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya