Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN langsung tunai (BLT) untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta sudah dicairkan kepada 2,5 juta penerima dari total 15,7 juta penerima mulai Kamis (27/8). Pencairan kepada pekerja lainnya akan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan rampung pada September.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan memang pencairan BLT didesain dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua pekerja menerima bersamaan. Pencairan, kata dia, akan dilakukan kepada minimal 2,5 juta pekerja tiap pekannya.
“Kenapa baru 2,5 juta dulu? Karena kami memiliki prinsip kehati-hatian dan agar tepat sasaran. Jadi, per batch per pekan akan kami coba naikkan dari 2,5 juta ke 3 juta penerima akan diupayakan. Artinya, meskipun teman-teman pekerja sudah menyerahkan sesuai dengan syarat dan kalau sudah tervalidasi, akan secara bertahap. Target akhir September bisa terselesaikan semua,” ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, kemarin.
Lebih lanjut Ida memaparkan dari total 15,7 juta penerima, sudah 13,8 juta yang menyerahkan nomor reke ning. Nomor rekening yang sudah tervalidasi baru 10,8 juta. Pekerja yang telah tervalidasi inilah yang tengah diupayakan penyaluran BLT secara bertahap.
“Kalau bertanya kok saya belum menerima. Tanyakan ke HRD perusahaan, apakah sudah menyerahkan nomor rekeningnya. Kemudian dari 13,8 juta kan harus divalidasi karena bisa saja nomor rekening yang diserahkan tidak sama dengan yang dipunyainya. Bisa jadi pakai rekening kakaknya atau saudaranya,” ungkap Menteri Ketenagakerjaan.
Rekening yang tidak lolos validasi akan dikembalikan ke perusahaan. Pengembalian itu untuk proses perbaikan kelengkapan dokumen. Selain itu, masyarakat pun bisa mengecek data personal ke BP Jamsostek.
“Kami (Kemenaker) hanya menerima data validasi dari BP Jamsostek dan melakukan pengecekan terakhir. Ketika sudah sesuai akan diserahkan ke bank penyalur untuk ditransfer langsung ke rekening penerima,” pungkasnya.
Selain itu, pekerja yang telah menerima BLT tidak serta-merta bisa mencairkannya. Pekerja yang tidak menggunakan bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Mandiri, BRI, BNI, dan BTN akan butuh waktu lebih lama. “Kalau rekeningnya non-Himbara, mekanisme pengirimannya sama, tapi masuknya ke rekening jangan-jangan maksimal bisa 5 hari. Itu berkaitan dengan internal atau urusan manajemen perbankan,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Soes Hindharno. (Hld/E-3)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved