Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan masih banyak kekurangan yang harus dicapai oleh pemerintah, terutama dalam sektor pendapatan negara maupun pertumbuhan ekonomi.
Dalam Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda Pandangan Fraksi-Fraksi atas RUU tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN tahun 2019, Dimyati meminta agar Menteri Keuangan selaku perwakilan dari pemerintah dapat segera merealisasikan anggaran untuk lembaga DPR sesuai dengan keputusan yang telah disepakati bersama.
"Kalau negara ini ingin maju dan kuat maka legislatifnya harus kuat. Kalau DPR RI kuat maka tugas pokok fungsinya automatically pajak impact. Pada Rapat Paripurna 5 Mei 2020 yang lalu telah menetapkan usulan RKA untuk DPR RI yakni sebesar Rp 7,5 triliun," ucap Dimyati di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).
"Tetapi saya melihat pada laporan yang disampaikan pemerintah, hal tersebut masih jauh yakni baru sebessar 5,4 triliun rupiah. Saya berharap pemerintah untuk betul-betul merealisasikan harapan itu," jelasnya.
Dimyati mengatakan, jika melihat problem negara ini, kedepan maka akan semakin besar dan semakin kuat.
"Tahun 2021, memperhatikan situasi dan kondisi yang ada, diperlukan kerja keras apalagi di tengah (bayang-bayang) Resesi ekonomi dan pandemi covid-19," paparnya. Oleh karena itu, seyogyanya anggaran tersebut bisa direalisasikan. Sebab sesungguhnya anggaran tersebut adalah mandatori gaji dan tunjangan.
"Maka kalau ini masih di bawah, bagaimana kami bisa meningkatkan kinerja menuju parlemen yang modern untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap pemerintah. Dan juga bagaimana kita membuat peraturan perundang-undangan yang bagus dan kuat. Saya berharap (kebutuhan anggaran) direalisasikan. Di lingkungan DPR sendiri ada dua satker, yakni satker dewan dan satker setjen," pungkasnya. (OL-09)
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGM Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved