Selasa 14 Juli 2020, 16:57 WIB

Tim Pemburu Koruptor Mau Dihidupkan, KPK: Sebaiknya Jangan

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Tim Pemburu Koruptor Mau Dihidupkan, KPK: Sebaiknya Jangan

MI/Susanto
Gedung Merah Putih KPK yang berlokasi di kawasan Rasuna Said, Jakarta.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali tim pemburu koruptor.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, menyoroti tim pemburu koruptor yang tidak berkontribusi optimal dalam menangkap buron.

"Saya pikir pembentukan tim ini pada 2012, senyatanya tidak memberi hasil optimal. Cukup menjadi pembelajaran untuk tidak diulangi lagi," ujar Nawawi kepada wartawan, Selasa (14/7).

Baca juga: Menko Polhukam Segera Bentuk Tim Pemburu Koruptor

Mantan hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengimbau agar tim pemburu koruptor tidak kembali diaktifkan. Menurutnya, lebih bijak untuk memperkuat koordinasi dan supervisi antar penegak hukum. Terutama dalam menangkap buron kasus korupsi.

"Mungkin lebih bijak dengan meningkatkan semangat koordinasi dan supervisi antar lembaga penegak hukum. Plus, badan atau lembaga lain yang terkait," pungkas Nawawi.

Penguatan koordinasi dinilainya akan meningkatkan implementasi integrated criminal justice system. Dengan sistem terintegrasi, pelacakan buron akan semakin mudah.

Baca juga: Ketua KPK: Kepala Daerah Jangan Gunakan Bansos untuk Pencitraan

"Ini sekaligus menyemangati lagi ruh integrated criminal justice system, yang belakangan ini menjadi seperti jargon tanpa makna. Lewat koordinasi dan supervisi, meneguhkan kembali integrated criminal justice system," imbuhnya.

Sebelumnya, rencana pengaktifan kembali tim pemburu koruptor disuarakan Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. Rencana itu merupakan buntut dari terungkapnya pergerakan Joko Tjandra. Buron selama belasan tahun itu diketahui bebas keluar masuk wilayah Indonesia, tanpa terdeteksi aparat.(OL-11)

Baca Juga

DOK DPR RI

Puan Maharani: 70 Persen Nakes pada Penanganan Covid-19 adalah Perempuan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 11:10 WIB
Puan menambahkan, kesetaraan gender di parlemen juga merupakan langkah penting dalam kehidupan bermasyarakat di masa post pandemi...
DOK DPR RI

Eva Yuliana Dukung Peningkatan Kesejahteraan Jaksa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 11:01 WIB
Menurut Eva, ketika kesejahteraan para jaksa itu terpenuhi, maka dapat meminilisir hal-hal yang tidak...
DOK DPR RI

DPR Minta Perketat Pintu Masuk ke Indonesia

👤Sri Utami 🕔Minggu 28 November 2021, 08:40 WIB
Indonesia harus berkoordinasi dan bersinergi dengan masyarakat internasional guna meningkatkan pemahaman, antisipasi dan pengendalian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya