Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika mengatakan bahwa persoalan subsidi energi adalah menyangkut tentang kebutuhan masyarakat banyak.
Karena itu, ia meminta agar pemerintah dalam kondisi negara seperti sekarang ini, khususnya karena adanya pandemi virus Corona (Covid-19), pemerintah jangan lagi menambah beban rakyat, terlebih khususnya rakyat kecil.
“Subsidi energi itu ditujukan untuk masyarakat kecil. Kalau ada yang mengatakan bahwa subsidi ini tidak tepat sasaran, menurut saya justru subsidi listrik jauh lebih tepat sasaran bila dibandingkan dengan pemberian bantuan langsung tunai (BLT),” tegas Kardaya saat Rapat Kerja dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6).
Kardaya juga menyampaikan, terkait masalah subsidi bisa dipastikan memang kerap terjadi kebocoran, akan tetapi semaksimal mungkin kebocoran itu ditekan agar tidak menjadi masalah yang besar.
"Oleh sebab itu saya berharap agar subsidi energi ini jangan diubah hingga menyebabkan terjadinya kenaikan harga, baik itu subsidi listrik, subsidi elpiji 3kg, dan lain sebagainya," tuturnya.
Legislator Fraksi Partai Gerinda itu juga meminta kepada pemerintah agar tidak mewacanakan atau menyampaikan kepada publik bahwa akan mencabut subsidi, apabila belum jelas dan belum membicarakannya dengan DPR RI. "Karena nanti hasilnya hanya akan membuat gaduh saja, tetapi hasilnya tidak ada," kata Kardaya.
Sementara itu, terkait subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertalite, Kardaya menyatakan bahwa ada wacana premium dan pertalite akan dihilangkan. Baginya hal itu tidak ada masalah asalkan BBM yang dijual untuk rakyat harganya murah.
"Kalau seandainya premium dan pertalite dihilangkan, saya berharap pertamax harganya diturunkan. Jadi nanti biar dihitung oleh pemerintah mana yang lebih baik, Karena kalau kita mensubsidi pPremium jelas hal itu sama dengan mensubsidi barang yang merusak lingkungan dibandingkan dengan pertamax," ujarnya.
Sedangkan menyangkut subsidi solar, ia menegaskan bahwa solar bersubsidi harus disalurkan BUMN milik negara yakni Pertamina. Oleh karenanya penyaluran yang dilakukan oleh pihak swasta sebaiknya ditinjau kembali aturannya.
Menurut Kardaya, hal tersebut sangat aneh kalau barang bersubsidi tetapi penyalurannya dilakukan oleh pihak swasta. Apalagi pihak swasta tersebut juga menyalurkan solar yang tidak bersubsidi.
Hal tersebut akan menyulitkan pengawasannya. "Saya mengusulkan agar solar bersubsidi di salurkan 100% melalui Pertamina. Dengan demikian kita bisa lebih mengawasinya, karena Pertamina 100% adalah milik negara," pungkas legislator dapil Jawa Barat VIII itu. (OL-09)
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini minta keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza atau (Board of Peace) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump takdisalahartikan
Negara tidak boleh membiarkan praktik perparkiran yang menempatkan rakyat sebagai pihak paling lemah dan selalu menanggung risiko.
Status kepegawaian yang diperoleh pegawai SPPG sejatinya merupakan titik ideal bagi para pekerja di Indonesia dan seharusnya menjadi contoh dalam sistem ketenagakerjaan
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
Kewenangan penuh untuk mensimulasikan mekanisme aturan ada di tangan DPR bersama pemerintah selaku pembentuk undang-undang.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Yulisman menilai kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) satu tahun sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sektor pertambangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved