Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMERINTAH tidak akan gegabah memutuskan kebijakan kedepan terkait pandemi covid-19, selama obat atau vaksin virus korona belum ditemukan.
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, pihaknya masih mempelajari berbagai skenario yang akan diambil untuk menghadapi kondisi new normal yang akan terjadi setelah pandemi mereda.
"Karena jika kita melihat beberapa negara yang telah mengalami penurunan kasus dan mencabut status lockdown, angka kasus kembali naik, seperti di Jepang," ujar Wiku saat konferensi pers, Rabu (6/5).
Baca juga :Program Kampung Sayur di Yogyakarta Mampu Ringankan Beban Pangan
Oleh karena itu, pemerintah akan mengadopsi kebijakan yang sesuai dengan situasi dan karakteristik di Indonesia.
Arahan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo pun sangat jelas yakni jangan sampai terjadi gelombang kasus kedua karena mengendurkan pengawasan.
"Jadi pemerintah sedang mengembangkan analisa mendalam, bagaimana masyarakat harus menjalani pola perilaku baru setelah pandemi mereda," pungkasnya. (OL-2)
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved