Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK kalangan menilai telah terjadi tumpang-tindih tata kelola penanganan wabah korona (covid-19) antara pemerintah pusat dan daerah. Namun, pihak Istana Kepresidenan membantah tudingan tersebut.
Tenaga ahli utama KSP Donny Gahral Adian memastikan tidak akan ada tumpang-tindih karena sudah ada sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, pembagian kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya terkait kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Tidak ada tumpang-tindih, karena sudah ada pembagian bahwa kebijakan PSBB itu merupakan rekomendasi dari daerah, tapi diputuskan pusat. Itu sangat jelas,” jelas Donny di Jakarta, Selasa (21/4).
Oleh karena itu, imbuhnya, tidak ada daerah yang mengambil kebijakan sendiri tanpa berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Tidak ada
kewenangan pemerintah daerah yang dilakukan pusat, begitu pula sebaliknya.
“Jadi, kewenangan sudah terbagi habis antara pusat dan daerah, tidak ada kewenangan daerah yang dilakukan pusat, tidak ada kewenangan pusat yang dilakukan daerah,” urai Donny.
Pakar otonomi daerah dari I-Otda Djohermansyah Djohan menyoroti kuatnya dominasi pemerintah pusat dalam penanganan pandemi covid-19. Padahal, pemerintah daerah memiliki akses dan sumber daya manusia dalam menangani pandemi di wilayah masing-masing.
“Pemerintah pusat lebih mendominasi relasi pusatdaerah dalam penanganan pandemi korona. Ini harus segera diperbaiki agar penanganan pandemi bisa lebih optimal,” katanya di Jakarta, kemarin.
Pakar Kesehatan Masyarakat dari UI Pandu Riono menyebutkan pemerintah harus secara konsisten mengintervensi penanganan pandemi covid-19 untuk mengurangi penularan. (Che/P-3)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved