Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan tahapan seleksi administrasi dan potensi calon Deputi Penindakan. Sebanyak tiga jenderal polisi dinyatakan lolos dan akan mengikuti proses lanjutan.
Tiga kandidat Deputi Penindakan KPK tersebut yakni Wakil Kapolda DI Yogyakarta Brigjen Pol Karyoto, Kepala Diklat Reserse Lemdiklat Polri Brigjen Pol Agus Nugroho, dan Wakil Kapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rudi Setiawan.
"Hari ini pimpinan KPK melakukan tes uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap tiga calon Deputi Penindakan tersebut," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (3/4).
KPK sempat menyebutkan terdapat 11 pelamar untuk posisi Deputi Penindakan. Dari total 11 pelamar, ada tujuh polisi dan empat jaksa yang mengikuti seleksi.
Baca juga :Eks Ketua KPK: Negara Diterpa Musibah, Tunda Kenaikan Gaji
Menurut Ali, tiga kandidat yang lolos tersebut sebelumnya telah mengikuti tes uji kompetensi dan asessment yang dilakukan oleh pihak ketiga independen dan professional.
KPK mengajak masyarakat untuk turut mengawal prosesnya dan terbuka atas masukan terkait proses seleksi tersebut. Menurut jadwal, seleksi berlangsung hingga tanggal 7 April 2020.
Ali melanjutkan selain untuk posisi Deputi Penindakan, KPK juga melakukan seleksi untuk calon Deputi Informasi dan Data.
Pimpinan telah melakulan tes uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap tiga kandidat yakni Giri Suprapdiono (Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK), Indira Malik (Spesialis Pengolahan Data dan Informasi Utama KPK), dan Mochamad Hadiyana (Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika). (OL-7)
Budi mengatakan personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani selama perayaan Paskah.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved