Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran virus korona.
Masyarakat harus benar-benar memerhatikan dan mengimplementasikan protokol World Health Organization demi menjaga diri dari infeksi covid-19.
"Seperti mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, mempertahankan jarak sosial, menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut, penggunaan masker bagi yang sakit dan mencari perawatan medis jika mengalami demam, batuk sesak nafas," ujar Jokowi melalui keterangan resmi, Kamis (12/3).
Presiden mengatakan, selain korona, musuh terbesar masyarakat adalah berita-berita hoaks yang akhirnya menimbulkan kepanikan, perasaan cemas dan khawatir.
Untuk melawan itu, publik harus yakin dengan fakta dan informasi yang disampaikan dari dokter dan pihak-pihak yang berkompeten, sembari menguatkan solidaritas bersama dan gotong royong.
"Seluruh masyarakat Indonesia adalah pahlawan kemanusiaan melawan covid-19. Aktivitas yang terlihat sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun menjadi sangat penting. Kita semua harus bergotong-royong menjadi pahlawan kemanusiaan bagi sesama, pahlawan kemanusiaan bagi keluarga dan saudara sebangsa setanah air melawan covid-19," tandas dia. (OL-2)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved