Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menuntaskan persoalan menyangkut agama dengan bijaksana dan berimbang, dialog antarumat beragama harus dilakukan secara konsisten. Tidak hanya melibatkan organisasi agama di dalam negeri, tetapi juga internasional.
Hal ini dikemukakan Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam seminar bertema Beragama yang harmonis dan konstruktif yang menguatkan kehidupan berbangsa dan bernegara, di Gedung MPR Jakarta, kemarin.
Menurut Bambang, MPR hendak menegaskan Indonesia ialah negara yang memiliki beragam agama, suku, dan ras yang memegang teguh nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
"Tidak berlebihan apabila seminar ini menghimpun pemikiran sekaligus upaya elemen masyarakat, khususnya organisasi keagamaan untuk membangun dan mewujudkan suasana kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, bersatu, adil, dan makmur," kata Bamsoet, panggilan akrab Bambang, dalam seminar yang dihadiri Sekjen Liga Muslim Dunia, Mohammad bin Abdulkarim Alissa.
Dengan seminar itu, Bamsoet berharap dapat dirumuskan gagasan mengenai peran dan kontribusi Indonesia sebagai negara majemuk dalam mewujudkan amanat konstitusi untuk melaksanakan ketertiban dunia.
"Karena perbedaan merupakan keniscayaan, tidak perlu dipertentangkan. Untuk itu, dialog yang lapang di antara pemeluk agama harus dilakukan agar terbangun kesepahaman dan terhindar dari sikap saling curiga. Apalagi, permusuhan," lanjut Bamsoet.
Di sisi lain, Sekjen Liga Muslim Dunia Mohammad bin Abdulkarim Alissa mengatakan kondisi dunia yang semakin penuh dengan persoalan membuat komitmen menjaga kedamaian harus dilakukan semua pihak.
"Itu bisa menjadi sabuk keselamatan untuk menghadapi tantangan saat ini," ujar Mohammad.
Dia juga berharap Liga Muslim Dunia berkomitmen menjaga kedamaian di tengah keberagaman. Salah satunya melalui pembuatan regulasi yang tepat.
"Harus membuat aturan atau perundang-undangan untuk mencegah pelecehan agama dan seluruh etnik yang dapat memicu konflik," tandasnya. (Pro/X-3)
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Dia menegaskan NU ikut memegang hak milik atas Rabithah karena Rabithah dimaksudkan sebagai milik seluruh dunia Islam.
Sekretaris Jenderal WML Abdul Karim Al-Issa menyatakan muslimin Indonesia mencerminkan kesadaran manusia diciptakan berbeda namaun derajatnya sama dalam kehidupan bersama
Islam Indonesia adalah Islam yang sangat damai, karena Islam di Indonesia sudah mampu mendamaikan hubungan antara agama dan nasionalisme, serta agama dan budaya.
Selain itu, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia dianggap berhasil mengedepankan semangat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved