Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi kandidat terkuat calon presiden 2024 berdasarkan hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) dan Politika Research and Consulting (PRC).
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengungkapkan pengukuran popularitas kandidat tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 2.197 responden yang tersebar di 34 provinsi.
"Prabowo berada di posisi tertinggi untuk posisi capres bila Pemilu 2024 digelar hari ini," ujar Adi di Grand Alia Cikini, Jakarta, Minggu (23/2).
Baca juga:Jakarta Banjir, Pengamat: Gubernur Sibuk Urus Formula E di Monas
Prabowo berada di urutan teratas dengan raihan 17,3%. Posisi kedua juga masih ditempati politikus Partai Gerindra yakni Sandiaga Uno dengan 9,1%. Diikuti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 8,8% dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 7,8%.
Melengkapi lima besar, ada Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 5,4%.
Urutan keenam diisi Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama dengan 5,2%. Disusul Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 4,7%, Tokoh Agama Abdul Somad 4,5% dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 2,6%.
Baca juga: Prabowo: Saya dari Dulu Dekat dengan Ibu Mega
Adi menambahkan, dari hasil survei tersebut, juga ditemukan bahwa masyarakat mendambakan calon presiden berlatar belakang militer dengan calon wakil presiden yang berasal dari masyarakat sipil.
"Pasangan militer-sipil disukai oleh 30,4% responden. Unggul atas pasangan sipil-militer sebesar 14,2%. Penyebutan pasangan militer-sipil sebagal preferensi Capres-Cawapres 2024 menunjukkan bahwa kombinasi ini diprediksi menjadi pilihan masyarakat pada Pemilu 2024," tuturnya.
Survei PPI sendiri menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan survei sebesar 95% dan tingkat kesalahan mencapai 2,13%. (Pra/A-3)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved