Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM isi Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja, terdapat ketentuan penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini bertujuan memudahkan kegiatan berusaha.
Namun, peneliti Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Henny Prasetyowati, melihat adanya aturan tidak konsisten antara penghapusan IMB dan ketentuan di bawahnya. Meski terdapat aturan penghapusan IMB, namun di bagian pajak dan retribusi masih dilakukan pemungutan.
Sementara itu, IMB merupakan salah satu faktor yang bisa menghasilkan retribusi bagi daerah dalam jumlah besar. IMB yang menjadi pendapatan asli daerah (PAD), nilainya bisa mencapai Rp 4 triliun per tahun.
Baca juga: RUU Cipta Kerja Bermasalah, DPR Tak Yakin Pemerintah Salah Ketik
“Inikan sesuatu yang tidak konsisten. Isu IMB-nya dihapuskan, tetapi di bagian retribusi masih ada penarikan. Ini kemungkinan ada konteks yang tidak dimasukkan, atau karena salah penulisan. Tapi Omnibus Law sepertinya tidak ada salah penulisan,” pungkas Henny kepada awak media di Jakarta, Kamis (20/2).
Oleh karena itu, pihaknya berharap penyusunan RUU Cipta Kerja diperkuat koordinasi yang baik antara pusat dan daerah. Jika tidak demikian, pihaknya khawatir akan terjadi pencabutan kewenangan dalam aturan lainnya.
Pihaknya memandang ada ketentuan di aturan sapu jagat yang berpotensi mencabut kewenangan pemerintah daerah. Sementara itu, pemda dinilainya tidak akan melakukan kewenangan jika tidak berdasar Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hal ini dikhawatirkan membuat pelaksaan RUU Cipta Kerja di daerah sulit dilakukan, karena kurangnya dukungan daerah yang kehilangan kewenangan.
“Berarti ada pencabutan kewenangan yang dimiiliki UU lain. Itu berbahaya juga, sehingga kami harap pembahasan Omnibus Law ini muncul bukan hanya pengambilan kewenangan, tapi kemudian ada koordinasi,” harapnya.(OL-11)
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved