Kamis 09 Januari 2020, 21:09 WIB

Wahyu Setiawan Minta Rp900 Juta Untuk Bantu PAW Caleg PDIP

Wahyu Setiawan Minta Rp900 Juta Untuk Bantu PAW Caleg PDIP

MI/MOHAMAD IRFAN
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar (kanan) bersama dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

 

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WSE) meminta dana operasional Rp900 juta untuk membantu penetapan kader PDIP Harun Masiku (HAR) sebagai anggota DPR RI pengganti antar waktu (PAW).

KPK telah mengumumkan empat tersangka dalam kasus itu. Sebagai penerima, yakni Wahyu dan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF). Sedangkan sebagai pemberi, yakni Harun dan Saeful (SAE) dari unsur swasta.

"Untuk merealisasikan hal tersebut dilakukan dua kali proses pemberian," ucap Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, hari ini.

Pertama, lanjut dia, pada pertengahan Desember 2019, salah satu sumber dana memberikan uang Rp400 juta yang ditujukan pada Wahyu melalui Agustiani, Doni (DON) advokat, dan Saeful.

"WSE menerima uang dari dari ATF sebesar Rp200 juta di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan," ungkap Lili.

Kemudian, pada akhir Desember 2019, Harun memberikan uang pada Saeful sebesar Rp850 juta melalui salah seorang staf di DPP PDIP. "SAE memberikan uang Rp150 juta pada DON. Sisanya Rp700 juta yang masih di SAE dibagi menjadi Rp450 juta pada ATF, Rp250 juta untuk operasional," kata dia.

Dari Rp450 juta yang diterima Agustiani, kata Lili, sejumlah Rp400 juta merupakan suap yang ditujukan untuk Wahyu, namun uang tersebut masih disimpan oleh Agustiani.

"Pada Selasa (7/1) berdasarkan hasil rapat pleno, KPU menolak permohonan PDIP untuk menetapkan HAR sebagai PAW dan tetap pada keputusan awal," ujar Lili.

Setelah gagal di Rapat Pleno KPU, Wahyu kemudian menghubungi Doniphan menyampaikan telah menerima uang dan akan mengupayakan kembali agar Harun menjadi PAW.

"Pada Rabu (8/1) WSE meminta sebagian uangnya yang dikelola oleh ATF. Tim menemukan dan mengamankan barang bukti uang RP400 juta yang berada di tangan ATF dalam bentuk dolar Singapura," ujar Lili.(OL-4)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Dalami Suap dan Gratifikasi, KPK Mulai Periksa Nurdin Abdullah

👤Tri Subarkah  🕔Jumat 05 Maret 2021, 15:56 WIB
Penyidik juga memeriksa dua tersangka lain, yakni Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel Edy Rahmat,...
Ist/DPR

DPR Berencana Lanjutkan Pembahasan Revisi RUU KUHP

👤DPR Berencana Lanjutkan Pembahasan Revisi RUU KUHP 🕔Jumat 05 Maret 2021, 15:54 WIB
Pengesahan akan dilakukan dalam Rapat Paripurna dengan begitu pembahasan RUU KUHP yang merupakan RUU carry over pada masa sidang...
Dok.BBKSDA Riau

Karhutla Turun 82%, Mahfud Minta Penanggulangan Terus Digencarkan

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 05 Maret 2021, 15:53 WIB
Karhutla di Tanah Air mengalami penurunan hingga 82% sebagaimana menurut data yang dihimpun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya