Rabu 08 Januari 2020, 13:41 WIB

Jokowi Tegaskan Natuna Wilayah Indonesia

Jokowi Tegaskan Natuna Wilayah Indonesia

Dok Setpres
Presiden Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Raden Sadjad, Kabupaten Natuna pada pukul 09.10 WIB.

 

PRESIDEN Joko Widodo memastikan wilayah Natuna merupakan teritorial NKRI sehingga tidak perlu lagi ada pihak yang meragukannya.

"Hari ini, saya ingin memastikan dan memberitahukan bahwa Kepulauan Natuna adalah teritorial kita yang masuk dalam NKRI," kata Jokowi ketika bertemu nelayan Natuna di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu Natuna, Kepri, Rabu (8/1).

Jokowi menyebut Natuna merupakan kawasan berpenduduk WNI dengan penduduk 81.000 orang.

"Di sini ada bupati, gubernur. Jadi jangan sampai ada yang justru kita sendiri bertanya dan meragukan," katanya.

Ia menyebutkan dari dulu sampai sekarang Natuna adalah teritorial Indonesia. Juga masuk dalam salah satu dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

"Apalagi yang harus dipertanyakan gak ada, dan namanya kedaulatan tidak ada tawar menawar untuk kedaulatan kita," katanya.

Baca juga: Presiden ke Natuna Tanpa Duo Prabowo

Ia menyebutkan, sampai saat ini, tidak ada kapal negara asing yang masuk ke wilayah teritorial RI.

"Saya tanyakan ke Panglima TNI, ada kapal yang masuk ke wilayah teritorial Indonesia? Katanya gak ada," katanya.

Ia menyebutkan yang ada, kapal asing yang masuk ke ZEE.

"Itu lewat semua kapal bisa, tapi hati hati kalau dia nyuri ikan baru itu diusir atau ditangkap, tapi itu tidak masuk dalam teritorial Indonesia," katanya.

Usai bertemu nelayan, Presiden Jokowi mendekati Kapal Pengawas Perikanan KKP.

Setelah itu, Presiden Jokowi menuju pelabuhan di Teluk Lampa Natuna tempat KRI Usman Harun bersandar.

Presiden Jokowi sempat naik ke kapal perang tersebut. Usai meninjau KRI Usman Harun, Jokowi menyatakan kehadirannya adalah untuk memastikan ada penegakan hukum di kawasan laut Indonesia. (OL-2)

Baca Juga

MI/Susanto

Kejagung Cegah Belasan Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Asabri

👤Siti Yona Hukmana 🕔Kamis 28 Januari 2021, 11:47 WIB
Beredar kabar ada 12 orang yang dilakukan pencegahan ke luar negeri. Belasan orang itu termasuk tujuh calon...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Jaksa Bantah Jadikan Hiendra Kambing Hitam

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 28 Januari 2021, 09:35 WIB
Sebelumnya, dalam persidangan, Hiendra Soenjoto membantah tuduhan jaksa. Hiendra mengaku tidak menyuap...
MI/Susanto

KPK Dalami Arahan Juliari ke Eks ADC Mensos

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 28 Januari 2021, 08:44 WIB
"Eko Budi Santoso didalami pengetahuannya terkait peran dan arahan khusus tersangka JPB (Juliari Peter Batubara) saat menjabat selaku...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya