Kamis 02 Januari 2020, 16:18 WIB

Polri Diminta Update Terus Kasus Novel Baswedan

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Polri Diminta Update Terus Kasus Novel Baswedan

Antara
Anggota Komisi III DPR RIĀ Fraksi NasDem, Taufik Basari

 

ANGGOTA Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Taufik Basari minta kepada penyidik agar pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Bawesdan dilakukan secara transfaran.

Kapolri diharapkan mampu konsisten terus melaporkan perkembangan pemeriksaan dua tersangka penyiraman air keras Novel Baswedan ke publik melalui media massa atau ke Komisi III DPR. 

"Kita berharap setiap perkembangan kasus dapat dilaporkan oleh Kapolri. Baik untuk publik melalui media massa dan juga untuk Komisi III," tutur Tobas di Jakarta, Kamis (2/1)

Tobas melanjutkan, Komisi III sendiri telah memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang akhrinya mampu menindaklanjuti dan menangkap 2 tersangka pelaku penyiraman air keras. Dengan penangkapan tersebut, kasus penyiraman air keras memasuki babak baru untuk bisa ditelurusuri motif dibalik penyiraman air keras yang merusak mata Novel Baswedan tersebut.

"Kita beri apresiasi karena kepolisian akhirnya mampu menindaklanjuti kasus ini setelah sekian lama tidak ada prosesnya. Dengan adanya penangkapan tersangka ini berarti ada perkembangan mengenai kasus tersebut," lanjutnya. 

Selain itu, Tobas juga meminta agar masyrakat memberikan kepercayaan penuh kepada pihak kepolisian untuk bisa menuntaskan kasus tersebut. Masyrakat diminta untuk menunggu hasil pemeriksaan terhadap 2 tersangka penyiraman air keras yang ternyata dilakukan oleh para oknum yang berasal dari instansi kepolisian.

"Karena dukungan dari publik itu juga dibutuhkan Polri untuk saat ini. Jangan terus kita berpikir negatif atau pesimis. Kita harus berpikir optimis dan positif karena itu kita berikan kesempatan bekerja bagi pihak kepolisian," ungkap Tobas. 

Tobas melanjutkan, setelah masa reses berakhir, Komisi III akan segera menentukan jadwal untuk melakukan rapat kerja (raker) bersama Kapolri untuk membahas perkembangan kasus Novel Baswedan. DPR sendiri baru akan membuka masa sidang yang ke II pada 13 Januari 2020 mendatang. 

"Kasus ini merupakan salah satu kasus yang mendapat perhatian dari masyarkat dan juga menjadi fokus dari Komisi III, kita akan maksimalkan fungsi pemantauan terhadap kasus ini," paparnya. (OL-11)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

KPUD Diminta Bersiap Hadapi Sidang Sengketa Pilkada di MK

👤Indriyani Astuti 🕔Senin 25 Januari 2021, 09:09 WIB
KPU daerah, terang Hasyim, telah bersiap menyusun konsep jawaban termohon yakni calon kepala daerah yang mengajukan sengketa hasil pilkada...
Dok MI/ROMMY PUJIANTO

Maqdir Sebut KPK Wajib Hapus Status DPO Sjamsul Nursalim

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 07:17 WIB
Status tersangka Sjamsul Nursalim sudah tidak valid sejak adanya putusan MA yang membebaskan Syafruddin Arsyad...
MI/Susanto

Listyo Sigit Diminta Hidupkan Aplikasi Pelaporan

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 25 Januari 2021, 07:08 WIB
Polri sudah sering meluncurkan aplikasi laporan masyarakat. Namun, satu pun aplikasi itu tidak ada yang bisa memanggil...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya