Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA MPR RI Bambang Soesatyo menyambut baik lembaga pelayanan hukum yang didirikan koleganya di Komisi III DPR RI periode 2009-2014, Akbar Faizal.
Bambang mengatakan, selain pendampingan hukum kepada klien, Akbar juga bisa memfasilitasi membantu persoalan yang menimpa rakyat kecil.
"Akbar Faizal di sela menjalankan aktivitas di lawf firm sebagaimana mestinya, aktivitas sosial juga tak boleh dilupakan. Misalnya, maanfatkan media sosial untuk memberikan konsultasi hukum gratis, sehingga sehingga bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat Indonesia," ujar Bambang saat meresmikan Akbar Faizal and Partner Law Firm, di Jakarta, Sabtu, (21/12).
Bambang optimistis rekam jejak akbar dan partner selama ini, kantor hukum Akbar Faizal and Partner bisa cepat berkembang. Sebab, sekelumit persoalan hukum dan segudang ilmu pengetahuan sudah menjadi santapan sehari-hari mereka tatkala menjalankan tugas sebagai wakil rakyat di Komisi III DPR RI.
"Walaupun tak lagi menjadi wakil rakyat, jiwa dan semangat perjuangan bersama rakyat tak boleh padam. Selama kehidupan manusia masih ada di muka bumi, selama itu pula permasalahan keadilan akan terus menjadi salah satu perkara utama umat manusia," ujar politisi Partai Golkar itu.
Selain Bambang, peluncuran kantor hukum ini dihadiri banyak tokoh seperti bekas Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah, mantan Menko Polhukam Wiranto dan Tedjo Edi Purdianto, anggota DPR Misbakhun, Ketua Badan Legislatif Supratman Andi Agtas, politisi PAN Bara Hasibuan, serta politisi NasDem Irma Suryani Chaniago, dll.
Kantor hukum ini didirikan bersama dengan beberapa kolega Akbar yang juga bekas anggota komisi III DPR-RI lainnya seperti Erma Suryani, Dossy Iskandar Prasetyo dan Muslim Ayub.
Erma Suryani mengatakan, pendirian firma hukum ini adalah kesepakatan bersama bahkan sejak mereka masih duduk di Komisi III DPR kalau pengabdian politik mereka di Senayan selesai.
Adapun Fahri Hamzah berharap, Akbar Faizal tidak meninggalkan karakternya seperti performanya selama 10 tahun di DPR yang total berpihak kepada kebenaran konstitusional. "Saya percaya Bang Akbar bisa memberi warna dan karakter tersendiri dalam dunia hukum khususnya dalam pendampingan hukum seperti warna Akbar Faizal yang kita kenal selama ini," pungkasnya. (RO/OL-8)
Unsur mens rea sangat krusial dalam membedakan korupsi dari kesalahan administrasi biasa
KPK mendalami dugaan pemerasan dalam rekrutmen perangkat desa di Pati, termasuk perencanaan anggaran dan dugaan mahar jabatan. Empat tersangka ditetapkan.
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Mantan Menhub Budi Karya Sumadi mangkir dari panggilan KPK terkait pengembangan kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta yang turut menjerat Sudewo.
KPK menyatakan tidak mempermasalahkan batalnya Jamdatun Kejagung Narendra Jatna bersaksi dalam sidang ekstradisi buronan Paulus Tannos di Singapura karena sudah ada afidavit.
KPK menggeledah kantor serta rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok terkait kasus suap sengketa lahan. Penyidik menyita dokumen dan uang USD50 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved