Jumat 20 Desember 2019, 20:00 WIB

BNN Temukan Modus Baru Penyelundupan Narkoba

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
BNN Temukan Modus Baru Penyelundupan Narkoba

MI/Susanto
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko MI/Susanto

 

KEPALA Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Pol Heru Winarko, mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap berbagai jenis modus penyeludupan narkotika. Bahkan, modus-modus baru ditemukan sepanjang pengungkapan kasus di 2019. Seperti pembuatan narkoba dalam bentuk cair.

"Untuk jenis modus operandi baru yang diungkap BNN, Polri, dan Bea Cukai antara lain kasus penyelundupan narkotika cair yang disemprotkan ke serat kain atau baju tersangka," kata Heru di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (20/12).

Salah satu tersangka bernama Iskandar ditangkap saat perjalanan dari Malaysia menuju Indonesia. Kata Heru, narkoba yang dicairkan merupakan tipe sabu pada Juni 2019.

Adapun tersangka Iskandar diketahui melakukan perjalanan dari Malaysia ke Indonesia dengan menggunakan pesawat masuk melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten menuju Bogor, Jawa Barat.

"Menurut pengakuan tersangka bahwa dirinya langsung memakai baju yang kemudian disemprotkan narkotika jenis sabu oleh orang lain yang ditemuinya di Malaysia," terangnya.

Dia menambahkan, ada juga pengungkapan penyelundupan narkotika yang disimpan dalam tabung gas elpiji di daerah Kalimantan Timur serta Jakarta.

"Modus lainnya 200 kilogram ganja disimpan dalam tabung gas nitrogen, kompresor (alat las) dan peti perkakas di wilayah Kramat jati, Jakarta Timur, pada Agustus 2019. Sebelumnya narkotika dibawa dari Aceh dengan truk yang mengangkut sayuran," lanjutnya.


Baca juga: Tumpak Komit Bawa KPK sebagai Garda Terdepan Berantas Korupsi


Kemudian ada juga penyeludupan ganja melalui kendaraan pengangkut limbah-limbah.

"Modus lainnya ganja disimpan di dalam mobil boks yang membawa limbah bahan berbahaya dan beracun sisa medis," pungkasnya.

Sementara itu, dalam aspek pencegahan yang merupakan bagian dari demand reduction, BNN melalui Deputi Bidang Pencegahan telah melaksanakan berbagai terobosan dan inovasi, antara lain yang menjadi unggulan yakni Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang saat ini telah diterapkan di 195 desa di seluruh Indonesia.

Kemudian Program Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba (Bang Wawan) yang fokusnya melibatkan semua pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat.

"Kegiatan utamanya yaitu tes urine, penyuluhan anti narkoba, dan pembentukan satgas di lingkungan masyarakat," lanjutnya.

Relawan Anti Narkoba di wilayah terluar dan terdepan NKRI, dengan melibatkan masing-masing 150 orang relawan. Rumah Edukasi Anti Narkoba (REAN.id) Melalui program ini, BNN mengajak generasi milenial mengambil peran dalam kampanye cegah narkoba. REAN.id ini berisikan konten-konten kreatif seperti video, vlog, mural, artikel maupun poster yang bertemakan kampanye cegah narkoba. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kantor dan Rumah Dinas Edhy Prabowo Digeledah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 28 November 2020, 01:45 WIB
Sehari setelah disegel, kantor Menteri Kelautan dan Perikanan serta rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra V digeledah...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Terkait Izin Pembangunan RS KPK Tangkap Wali Kota Cimahi

👤 Utami 🕔Sabtu 28 November 2020, 01:40 WIB
Penyidik KPK menyita uang senilai Rp425 juta dan dokumen keuangan rumah sakit. Selain Wali Kota Cimahi, turut ditangkap pejabat pemkot dan...
MI/Susanto

Toleransi Wali Songo Teladan Nilai Kebangsaan

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 28 November 2020, 01:35 WIB
SIKAP toleransi yang diajarkan Wali Songo harus menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan di masa kini dan akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya