Kamis 19 Desember 2019, 18:40 WIB

253 RUU Dalam Prolegnas 2020-2024, Publik Pesimistis Rampung

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
253 RUU Dalam Prolegnas 2020-2024, Publik Pesimistis Rampung

MI/Andry Widyanto
Direktur Advokasi dan Jaringan PSHK Fajri Nursyamsi

 

DPR resmi menetapkan daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020-2024. Total rancangan undang-undang (RUU) yang disiapkan sebanyak 248 RUU dan 5 RUU kumulatif.

Banyaknya RUU yang akan dibahas itu menuai kritik kalangan masyarakat sipil. Pimpinan DPR saat ini dinilai ingkar janji lantaran sebelumnya menginginkan penyusunan UU yang tidak terlalu banyak.

"Kami pesimistis ratusan RUU itu bisa selesai. Berkaca pada periode-periode sebelumnya, RUU yang mampu diselesaikan DPR selalui meleset dari target," kata peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Fajri Nursyamsi dalam jumpa pers Catatan Akhir Tahun PSHK di Jakarta, Kamis (19/12).

Penetapan daftar panjang Prolegnas 2020-2024 itu dinilai mengulangi kesalahan masa lalu yang masih mengedepankan kuantitas ketimbang kualitas legislasi.

Baca juga : DPR Batal Utamakan Kualitas dalam Pembahasan RUU

Terlebih, imbuh Fajri, penetapannya tergolong cepat lantaran baru pada November dibahas dan Desember ini langsung diputuskan. Dengan jumlah itu, rata-rata sebanyak 50 RUU per tahun yang perlu diselesaikan.

"Dari segi jumlah maksimal satu tahun 20 RUU saja dan itu sudah cukup banyak. Sebaiknya juga di tahun pertama ini (2019-2020) DPR hanya membahas Prolegnas secara ketat. Dipilah secara matang mana yang akan masuk Prolegnas," imbuhnya.

Dia menyarankan DPR agar lebih fokus pada RUU lungsuran atau carry over karena pembahasannya sudah dilakukan atau bukan barang mentah.

"RUU yang tahun lalu tidak selesai itu bisa diprioritaskan. Tapi untuk yang lain sebaiknya belakangan saja," ucapnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Megawati Berani Taruhan: Jika Pancasila Diganti, Indonesia Timur Bakal Lepas

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 15:11 WIB
Mega menekankan pihaknya bersedia untuk bertukar pikiran kepada pihak yang ingin merubah Pancasila. Namun, ia menegaskan Pancasila...
Ist/DPR

DPR Apresiasi Kenaikan Honor Petugas Badan Ad Hoc Pemilu dan Pilkada 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 15:01 WIB
Badan Ad Hoc merupakan salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan pemilu, sehingga sangat wajar jika honor mereka...
MI/M. Irfan

Hasil Autopsi Kedua Brigadir J Akan Segera Disampaikan ke Publik

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 14:21 WIB
Tim Khusus Polri melalui penyidiknya tengah melakukan pemeriksaan pertama Irjen Ferdy Sambo (FS). Pemeriksaan ini direncanakan akan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya