Minggu 15 Desember 2019, 08:20 WIB

Kemenkominfo Optimistis RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan

Putri Anisa Yuliani | Politik dan Hukum
Kemenkominfo Optimistis RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan

MI/Susanto
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate

 

RANCANGAN undang-undang (RUU) perlindungan data pribadi (PDP) menjadi salah satu produk hukum yang diusulkan pemerintah untuk digodok, tahun depan dapat disahkan menjadi undang-undang.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, RUU ini penting untuk segera dibahas karena beraitan dengan perlindungan data pribadi warga serta perlindungan data pribadi saat melintas batas negara.

"Kita harus memastikan Indonesia untuk memiliki kepentingan security Indonesia. Indonesia harus memiliki UU perlindungan data pribadi. Saat ini datang dari usulan pemerintah," ungkap Johnny saat hadir sebagai pembicara di Milenial Fest di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12).

Dalam melintas batas negara Indonesia juga harus memiliki kesepakatan soal perlindungan data pribadi dengan negara lain dan yang terdekat misalnya dengan negara-negara ASEAN.

"Harus ada kesepakatan data berpindah ke negara lain termasuk di regional termasuk di ASEAN. Ada protokol cross border data within ASEAN nation. Kita juga secara bilateral perlu kesepakatan data flow cross border antar negara yang menganut azas respirokal," kata Johnny.

UU ini nantinya juga akan mengatur batas wewenang dari lembaga maupun swasta dalam menggunakan data pribadi warga berazaskan tujuan yang tepat.

"Dengan begini swasta yang memiliki data kita tidak bisa memanfaatkannya untuk tujuan yang tidak baik. Kita atur kewajiban dan wewenangnya," pungkasnya.

Ia menjamin RUU PDP ini kelak akan secara ketat melindungi data pribadi warga dengan berkaca pada aturan tentang PDP yang kini sudah berlaku di eropa.(OL-11)

Baca Juga

Antara/Indrianto Eko

KPK Geledah Kantor PT ACK, Sita Dokumen Ekspor Benur

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 01 Desember 2020, 15:04 WIB
Penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK berlangsung sejak Senin (30/11) hingga Selasa (1/12) dini hari. Dokumen dan barang bukti yang...
Dok MI/Rommy Pujianto

Muhammadiyah Minta Aparat Blokir Video Azan Berlafaz Jihad

👤Siti Yona Hukmana 🕔Selasa 01 Desember 2020, 05:56 WIB
PP Muhammadiyah minta aparat keamanan menyelidiki video azan berlafaz jihad yang viral di media sosial. dan...
Medcom

Polri Sebut Upik Lawanga Penerus Dr Azahari

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 01 Desember 2020, 05:40 WIB
Kelompok JI menganggap Upik sebagai aset berharga bagi JI karena kemampuan Upik dalam membuat bom berdaya ledak tinggi dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya