Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12). Jim Yong Kim yang kini bergabung di Global Infrastructure Partners (GIP) menyampaikan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang menemani Jokowi dalam pertemuan itu mengatakan, Jim Yong Kim menyampaikan keinginan untuk berinvestasi di tiga lokasi Indonesia, salah satunya Kalimantan Utara.
Menurut Luhut, ada tiga bidang investasi yang disasar GIP, yakni proyek pembangkit listrik, manajemen bandara dan transmisi.
“Presiden sudah setuju tadi, yaitu di hydropower di Kalimantan Utara, kemudian di airport untuk manajemen airport dan juga transmisi," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12).
Baca juga: Bank Dunia Sebut Ekonomi RI Membaik Tahun Depan
Luhut menambahkan, Presiden langsung memerintahkan menteri terkait untuk mengeksekusi rencana investasi Jim Yong Kim. Presiden berharap realisasi investasi dimulai tahun depan.
"Presiden tadi kasih instruction supaya kita langsung go ahead, karena Presiden sama Jim Yong Kim adalah teman baik," imbuhnya.
Menurutnya, nilai investasi yang akan ditanamkan sangat besar. Namun ia menolak menyebut jumlahnya.
“Akan sangat besar lah ya. Anda bisa bayangkan," tuturnya.(OL-5)
DIPLOMASI energi yang dilakukan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Tokyo, Jepang, dinilai menjadi sinyal kuat pergeseran posisi Indonesia dalam peta kekuatan global.
Otorita IKN telah mengeluarkan 65 perjanjian kerja sama senilai sekitar Rp70 triliun untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Timur.
Kerja sama ini akan fokus pada penerapan jangka panjang teknologi artificial intelligence (AI)/kecerdasan buatan pada bidang keuangan.
Bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved