Kamis 12 Desember 2019, 14:56 WIB

Jeda 5 Tahun Eks Napi Korupsi Dinilai Tidak Berlebihan

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
Jeda 5 Tahun Eks Napi Korupsi Dinilai Tidak Berlebihan

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie.

 

JEDA 5 tahun bagi mantan terpidana korupsi untuk maju kembali sebagai calon kepala daerah dinilai Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2003-2008 Jimly Asshiddiqie sebagai aturan yang adil dan tidak berlebihan.

"Saya rasa itu fair, tidak berlebihan tapi juga tidak sekedar begitu selesai dari penjara langsung mencalonkan lagi. Jadi masih ada tenggang waktu," terang Jimly saat ditemui usai menjadi narasumber dalam Semiloka Nasional bertajuk Refleksi Implementasi Mediasi di Indonesia di Hotel Sultan, Kamis (12/12).

Ia juga menilai bahwa aturan tersebut efektif untuk menekan angka korupsi.

Jimly mengungkapkan bahwa setiap napi yang sudah menyelesaikan masa hukuman diasumsikan sudah berubah menjadi orang baik. Namun karena sikap antikorupsi harus menjadi semangat semua pihak, maka diharuskan mantan napi korupsi harus melewatkan jeda 5 tahun.

Selain itu juga ditambah syarat agar mantan napi bersikap jujur dengan mengumumkan ke publik terkait statusnya sebagai mantan napi korupsi yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Sehingga rakyat tidak dibohongi. Menurut Jimly, hal itu sebagai perwujudan dari prinsip transparansi.

"Itupun ditambah syarat secara terbuka mengumumkan bahwa dia mantan terpidana korupsi, sehingga rakyat memilih sudah sudah sudah tahu. Jangan dibohongin. Itu intinya. Jadi ada prinsip transparansi," tegasnya. (OL-09)

Baca Juga

MI/Adam Dwi Putra

Ditangkap Lagi, Eks Walkot Cimahi Terseret Kasus yang Melibatkan Mantan Penyidik KPK

👤Fachri Audhia HafiezĀ  🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:40 WIB
KPK membuka penyidikan baru kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat mantan Wali Kota (Walkot) Cimahi Ajay M Priyatna,...
dok.ant

Hari Ini, Apeng Tersangka Korupsi Rp78 Triliun Diperiksa Kejagung

👤Tri subarkah 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 09:41 WIB
PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung kembali memeriksa bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi...
Ist/DPR

Sekjen DPR Ajak Pegawai Maknai HUT RI dengan Karya dan Perubahan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 09:22 WIB
Sebagai ASN yang bekerja di lembaga politik, kita harus mampu menjadi supporting system baik melalui dukungan persidangan,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya