Kamis 28 November 2019, 09:50 WIB

Empat Pilar Kebangsaan Harus Terus Dibumikan

Akhmad Safuan | Politik dan Hukum
Empat Pilar Kebangsaan Harus Terus Dibumikan

MI/Akhmad Safuan
Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat.

 

EMPAT pilar kebangsaan kembali dibumikan karena itu merupakan warisan sekaligus kesepakatan bangsa Indonesia untuk menjaga keutuhan bangsa.

Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat mengatakan saat ini keutuhan bangsa Indonesia sedang terancam. Oleh karena itu, empat pilar harus tetap hidup dan ada dalam sanubari rakyat Indonesia.

Empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Itu merupakan warisan dasar bangsa Indonesia yang menjadi kesepakatan bersama untuk mengikat keutuhan bangsa dari ancaman kehancuran dan perpecahan," kata Lestari dalam diskusi kebangsaan di Kudus, Jawa Tengah, kemarin.

Ancaman perpecahan, katanya, sangat nyata sehingga empat pilar harus dibumikan kembali. "Contoh paling nyata terjaganya empat pilar ini di Kudus, toleransi antarumat beragama sangat terjaga seperti terlihat di Masjid Menara Kudus dengan arsitek perpaduan antara Hindu dan Islam. Warga Kudus tidak makan daging sapi untuk menghormati umat Hindu yang menjadikan hewan sapi sakral," ungkapnya.

Untuk kembali membumikan empat pilar kebangsaan tidak cukup hanya dengan sosialisasi, tetapi perlu langkah nyata dengan memasukkan pelajaran dalam kurikulum pendidikan,  seperti pelajaran Pancasila, budi pekerti, dan P4 yang sudah lama tidak ada. "Mungkin formatnya yang harus disesuaikan dengan keadaan masa kini."

Menurutnya, para era 1990-an dunia diwarnai oleh dua negara raksasa, yakni Amerika Serikat dan Uni Soviet. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa Uni Soviet yang begitu besar bisa pecah seperti sekarang. Demikian juga Indonesia, jika tidak dijaga, kehancuran akan mudah terjadi.

Perkembangan teknologi yang begitu cepat, kata Lestari, menuntut bangsa ini untuk menyesuaikan diri. Bisa dibayangkan, hanya dalam kurun kurang dari lima tahun, teknologi komunikasi berjalan begitu cepat sehingga pengaruh dari luar dengan mudah masuk. "Penjaga Indonesia dari perpecahan, tidak lain ialah empat pilar itu," tegasnya.

Selanjutnya, mengenai wacana amendemen UUD, anggota legislatif yang akrab disapa Rerie itu mengatakan amendemen dapat dilakukan setelah melihat secara keseluruhan dan tidak hanya sepenggal. Untuk itu, perlu kajian secara saksama. (AS/P-3)

Baca Juga

ANTARA

Banser akan Gelar Apel Kebangsaan Jaga Persatuan

👤Putra Ananda 🕔Jumat 27 November 2020, 12:15 WIB
Apel Kebangsaan akan digelar secara virtual atau daring pada Minggu (29/11)) dengan melibatkan kader-kader Banser di seluruh Pulau...
MI/Susanto

Hari Ini, KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Edhy Prabowo

👤Sri Utami 🕔Jumat 27 November 2020, 11:47 WIB
Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan pihaknya bakal melanjutkan penggeledahan terkait kasus suap izin ekspor benur yang menyeret...
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

TNI AD Siap Amankan Pilkada hingga Antisipasi HUT OPM

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 27 November 2020, 08:36 WIB
TNI AD sudah mempersiapkan seluruh personel berikut pendukung lain bila diminta panglima TNI mengamankan pilkada 2020, menjaga keamanan di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya