Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI III DPR RI meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengoptimalkan fungsi pencegahan dalam penanggulangan aksi terorisme.
"Melakukan langkah antisipasi dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia sebagai upaya mencegah paham radikal terorisme," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir saat membacakan kesimpulan rapat kerja Komisi III dengan BNPT di Gedung DPR Senayan, kemarin.
Komisi III juga meminta kepala BNPT Suhardi Alius untuk meningkatkan koordinasi dengan lembaga terkait dalam mengatasi aksi terorisme. BNPT, misalnya, bisa bekerja sama dengan kementerian dan pihak keamanan, yaitu dengan TNI-Polri.
Komisi III juga meminta BNPT mengatasi paparan paham radikalisme yang bersumber dari media sosial. BNPT didorong berkoordinasi lebih intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Media sosial menjadi alat yang paling mudah dipergunakan oleh kelompok teror," ujar Adies.
Sebelumnya serangkaian serangan teror terjadi di Indonesia. Beberapa peristiwa yang menjadi sorotan antara lain penusukan mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dan serangan bom bunuh diri di Kantor Polrestabes Medan.
Suhardi menuturkan saat ini BNPT akan meningkatkan kerja sama dengan beberapa kementerian dan lembaga. Tujuannya meredam jangkauan paparan paham radikalisme yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
Pihaknya juga bekerja sama dengan Kementerian Agama. BNPT akan menempatkan 260 ribu penceramah agama yang kontra terhadap paham radikalisme.
Kerja sama lainnya ialah dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membahas kurikulum khusus tentang pendidikan karakter.
Soal kerja sama dengan Densus 88, Suhardi menjelaskan BNPT akan berkonsentrasi melakukan tindakan pencegahan. Target BNPT ialah masyarakat kebal atau imun terhadap paham radikal. BNPT memiliki tugas untuk mereduksi paham-paham radikal.
"Khususnya anak muda agar mereka terhindar dari target brain washing karena cenderung labil," ujarnnya. (Uta/X-11)
Tarik-menarik kepentingan tersebut membuat pembahasan pasal-pasal dalam RUU Pemilu sarat akan negosiasi politik.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menekankan pentingnya kejelasan tindak lanjut setelah pemeriksaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dilakukan.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini minta keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza atau (Board of Peace) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump takdisalahartikan
Negara tidak boleh membiarkan praktik perparkiran yang menempatkan rakyat sebagai pihak paling lemah dan selalu menanggung risiko.
Status kepegawaian yang diperoleh pegawai SPPG sejatinya merupakan titik ideal bagi para pekerja di Indonesia dan seharusnya menjadi contoh dalam sistem ketenagakerjaan
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Menurut Edi Hartono, media sosial dan game online telah terbukti menjadi salah satu sarana yang digunakan pelaku terorisme untuk melakukan perekrutan.
Program ini memberikan edukasi mendalam mengenai upaya mitigasi penyebaran paham radikal terorisme di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved