Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menegaskan bahwa Rabbial melakukan aksi pengeboman di Mapolrestabes Medan seorang diri. Hal itu sekaligus membantah pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD sebelumnya terkait adanya satu bomber yang lari saat kejadian.
"Tidak terlihat (bomber yang lari). Pelaku tunggal. Bom bunuh diri pelakunya tunggal. Ini masih kita dalami dulu ya untuk jejaring maupun kelompoknya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Kamis (14/11).
Walakin, Dedi memastikan Tim Densus 88 Antiteror masih terus bekerja dan mengembangkan kasus tersebut.
"Apakah pelaku ini betul-betul melakukan aksinya seorang diri atau ada pihak2 lain yang mungkin tidak terstruktur mensupport pelaku ini untuk melakukan aksi terorisme," ujarnya.
Berbagai langkah konkrit yang dilakukan untuk pengembagan antara lain upaya preventif di berbagai wilayah di Indonesia. Hal itu sebagai upaya agar aksi terorisme tidak terulang lagi.
"Dari Densus 88 yang ada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur juga terus memonitor sleeping-sleeping cell yang masih ada di lapangan atau wilayah. Termasuk yang ada di Sumatra Utara, Riau maupun di beberapa wilayah," terang Dedi. (OL-4)
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved