Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rapat koordinasi Menteri Agama bersama dengan jajaran pimpinan yang dihadiri oleh para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri binaan Kemenag, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Balitbang.
Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan, ada tiga prioritas aksi dalam pencegahan korupsi di Kementerian Agama.
"Tiga prioritas aksi tentang korupsi itu adalah, pertama tutup semua pintu peluang untuk terjadinya korupsi. Kedua, buka kehadiran "whistle blower" dan ketiga tindak tegas (pelanggar), administrasi maupun hukum," tegas Fachrul Razi, dalam siaran pers yang diterima, Jakarta, Selasa, (29/10).
Ia mengibaratkan, Kementerian Agama seperti orang yang mengenakan baju putih. Sementara Korupsi seperti sebuah noda, sehingga dikatakanya sedikit saja kena noda dan kotoran akan jelas terlihat bekasnya.
"Saya tidak perlu menjelaskan lagi maksud ilustrasi di atas. Sayang kalau kita tidak bisa berbuat banyak untuk Kementerian Agama, justru malah membuat nama Kementerian Agama menjadi jelek," imbuhnya.
Ia pun mengajak kepada jajaranya untuk selalu melakukan intropeksi diri, agar kemudian Kementerian Agama akan selalu terlihat baik.
"Dalam kesempatan ini, saya mengajak kita sekalian untuk sering-sering melakukan introspeksi terhadap tugas dan fungsi yang dijalankan. Wajah Kementerian Agama pada hakekatnya adalah wajah umat beragama di tanah air," tandasnya. (OL-4)
Simulasi ini juga menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya, pembagian Kartu Nusuk dilakukan secara langsung dari pihak Syarikah Al Bait kepada jemaah.
Tak hanya soal aturan, Kemenag juga ingin mengambil posisi strategis dalam memastikan kualitas layanan.
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin tegaskan WFH satu hari sepekan bukan Work From Anywhere. ASN wajib standby, ponsel aktif, dan menjaga profesionalisme kerja.
Kemenag memperkuat literasi digital bagi siswa dan santri sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS untuk perlindungan anak di ruang digital.
Kemenag Maluku melaporkan hilal 1 Syawal 1447 H gagal terlihat di Negeri Wakasihu karena posisi hilal masih di bawah 2 derajat.
Kemenag melaporkan posisi hilal 1 Syawal 1447 H di seluruh Indonesia belum memenuhi kriteria MABIMS. Simak analisis astronomis selengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved