Kamis 19 September 2019, 21:01 WIB

KPK Siapkan Dua Tim Transisi Analisis Materi UU Baru

KPK Siapkan Dua Tim Transisi Analisis Materi UU Baru

MI/Susanto
Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief

 

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan lembaganya telah menyiapkan dua tim transisi untuk menganalisis materi-materi dalam revisi Undang-Undang KPK (UU KPK) yang telah disahkan pada Rapat Paripurna DPR RI.

"Kami menyiapkan dua tim transisi yang berhubungan dengan status kepegawaian. Kedua adalah tim transisi untuk mengantisipasi kejanggalan-kejanggalan yang ada di dalam UU KPK yang baru dari segi penindakan," ucap Syarif di gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Adapun tim transisi tersebut diberikan waktu selama satu bulan.

"Kami harap revisi UU segera dipelajari dan antisipasi terutama perubahan kepegawaian. Kami harap satu bulan sudah ada gambaran, kami beri waktu satu bulan," ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/9).

Baca juga: Pegawai KPK Jadi Apartur Sipil Negara Dinilai Rawan Godaan

Lebih lanjut, Alexander juga menyatakan sambil menunggu tim transaksi bekerja, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait status pegawai KPK yang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atas revisi UU KPK tersebut.

"Kami sudah mulai koordinasi dengan Kemenpan RB dan juga KASN dan kami sudah memberikan penjelasan kepada seluruh pegawai KPK, bagaimana mekanismenya nanti," ungkap Alexander.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan tim transisi yang dibentuk itu berasal dari bagian hukum, sumber daya manusia, anggaran, dan komunikasi di KPK.

"Tetapi terbuka kemungkinan libatkan ahli untuk berdiskusi karena ada beberapa ketentuan yang perlu didiskusikan lebih lanjut," kata Febri.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Didesak Bujuk Lukas Enembe, Demokrat Mengaku Belum Bisa Berkomunikasi

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Rabu 28 September 2022, 20:29 WIB
Demokrat mengaku belum mengetahui secara rinci duduk permasalahan kasus korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Jadi Tim Kuasa Hukum Sambo dan Putri, Mantan Pegawai KPK: Akan Objektif

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Rabu 28 September 2022, 20:09 WIB
Alasannya, Ferdy Sambo telah menyatakan kesediaan mengungkap fakta dalam kasus kematian Brigadir...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Johanis Tanak Terpilih jadi Pengganti Lili Pintauli

👤Sri Utami 🕔Rabu 28 September 2022, 19:24 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir mengatakan Johanis mendapatkan suara terbanyak yakni 38 suara sedangkan I Nyoman Wara hanya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya