Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengatakan pendekatan budaya dan kearifan lokal perlu dilakukan untuk mempererat persatuan kesatuan pascakonflik di Papua.
"Pendekatan budaya kearifan lokal sangat diperlukan di Papua," kata Ketua Komisi Dakwah MUI K.H Cholil Nafis seperti dikutip dari Antara.
Ia menegaskan, semua pihak perlu melakukan pendekatan yang menyentuh nilai-nilai di daerah setempat sehingga masyarakat merasa nyaman dan malah menambah persatuan, pertemanan, dan keeratan.
Selain itu, kata dia, pemerintah juga perlu terus melakukan pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua, sesuai dengan misi Presiden, yakni membangun SDM yang unggul menuju Indonesia maju.
Baca juga : Akses Internet di Manokwari dan Sorong masih Lumpuh
"Perlu ada program-program prioritas yang bisa meningkatkan SDM di Papua," katanya.
Program prioritas yang perlu dilakukan adalah dengan terus mengembangkan dan memajukan pendidikan di daerah itu.
"Baik pada program pendidikan intelektual, skill atau yang mengarah pada pola pengembangan keindonesiaan," katanya.
Ia optimistis dengan memajukan sumber daya manusia maka percepatan pembangunan di Papua dapat lebih secepatnya terwujud.
"Karena tidak mungkin satu daerah bisa maju hanya dengan kekayaan alamnya. Di manapun daerah yang maju, itu karena ada SDM yang hebat," tuturnya. (Ant/OL-7)
Penandatanganan dilakukan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Selasa (10/3), dan MUI diwakili oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, K.H. Marsudi Syuhud.
LPEU MUI meluncurkan Program Perumahan Merah Putih, sebuah skema hunian berbasis syariah yang ditujukan bagi pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
MUI menilai perbedaan awal Ramadan 1447 H wajar secara teologis. Negara berwenang menetapkan melalui Sidang Isbat agar umat Islam seragam.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyebut awal Ramadan 1447 Hijriah kemungkinan besar akan mengalami perbedaan di kalangan umat Islam Indonesia.
Ketika masyarakat diberdayakan dengan pengetahuan, teknologi, dan dukungan kebijakan yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak utama transformasi lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved