Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur. Kedua tersangka, yakni HS dan BL merupakan pimpinan atau amir JAD.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan kedua tersangka ini masih memiliki keterikatan dengan peristiwa bom Surabaya dan Sidoarjo pada 13-14 Mei 2018.
“Tentunya yang jelas tersangka ini sangat terkait erat dengan peristiwa bom Surabaya, minimal mereka mengetahui proses perencanaan terjadinya bom Surabaya, baik lokasi ibadah maupun siapa yang melakukan serangan,” tutur Dedi, di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Dedi mengatakan penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka HS pada Kamis (22/8), di Dusun Batu Lengger, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sukobanah, Sampang, Jawa Timur, pukul 15.06 WIB. “Yang bersangkutan merupakan amir JAD Madura dan Koordinator Bidang Hisbah,” kata Dedi, di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Ia mengatakan, HS pada 2014 di Desa Sengkaling, Malang, Jawa Timur, pernah melakukan dauroh (pelatihan) bersama dengan Samsul Arifin alias Abu Umar, Sutrisno alias Pak Tris, Nurkholis alias Nur. Mereka memiliki mentor, yaitu Abu Fida alias Abu Gar dari Ambon.
Samsul, Sutrisno, serta Nurkholis ditangkap pada 2018 dan Abu Fida pada 2016. Dedi menyatakan HS juga ikut dalam pertemuan Amir JAD Jawa Timur pada 12 Mei 2018.
Adapun tersangka BL ditangkap di Jalan Raya Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, sekitar pukul 18.20 WIB. Ia diduga berperan sebagai salah satu amir JAD Lamongan.
Pada 2015, BL melakukan i’dad (persiapan diri dan senjata) di Gunung Panderman, Kota Batu, Malang, bersama Romly (ditangkap pada 2016) dan Abu Fida. BL juga ikut dalam pertemuan Amir JAD wilayah Jawa Timur.
Selain HS, BL, Densus 88 menangkap KJW, S, IPS, dan YT. YT, menurut Dedi, sempat merampok Toko Emas Dewi Sri, Magetan, Jawa Timur. Kejahatan itu dilancarkan demi mendanai aksi terorisme.
Dedi menyatakan fulus dari kejahatan yang terkumpul hanya dipakai untuk mempersiapkan diri. Sasaran utama jaringan JAD tetap menyerang kepolisian. (Rif/Medcom/P-2)
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Dukungan pada program pemerintah diwujudkan tidak hanya melalui pernyataan sikap, tetapi juga aksi nyata di lapangan yang menyentuh langsung masyarakat.
Gubernur Khofifah dukung RSUD Dr Soetomo di konferensi ACGME Amerika Serikat guna tingkatkan kualitas pendidikan tenaga medis Jatim standar internasional.
Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi atas berbagai dukungan strategis Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia dan Jawa Timur khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jatim menyiapkan Rp24,6 triliun untuk melayani masyarakat yang hendak tukar uang guna menyiapkan hari raya Idul Fitri 1447 atau Lebaran 2026.
Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa keberhasilan penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di daerah bergantung pada sinergi lintas pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved