Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR Hidyat Nur Wahid (HNW) meminta pemerintah turut serta mengajak MPR berdiskusi terkait wacana pemindahan ibu kota. Keterlibatan MPR dalam pembahasan pemindahan ibu kota dirasa krusial lantaran sesuai UUD 1945 MPR RI memiliki kepentingan dalam hal pemindahan ibu kota.
Dalam Pasal 2 ayat 2 UUD 1945 mengatur MPR bersidang sedikitnya lima tahun sekali di Ibu Kota Negara. Maka dari itu, HNW berpendapat MPR perlu dilibatkan dalam pembahasan rencana pemindahan ibu kota karena terkait jalannnya tugas dan fungsi MPR ke depan.
"MPR sebagai perwujudan dari seluruh anggota dewan itu juga penting, bagaimana caranya tentang pemindahan ibu kota, nah di situ MPR akan bersidang," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Jumat (23/8).
HNW melanjutkan sidang MPR yang digelar tiap 5 tahunan sekali merupakan agenda penting. Salah satunya, sidang pelantikan presiden dan mengubah UUD. Untuk itu, pemerintah diharapkan dapat bekerja secara runtut dalam memindahkan ibu kota.
Baca juga: Demokrat: Pemindahan Ibu Kota Tidak Mendesak
Politikus PKS ini juga menekankan Presiden Joko Widodo belum mempersiapkan UU untuk pemindahan Ibu Kota. Hidayat mengatakan pemindahan Ibu Kota memerlukan revisi UU. Diperlukan payung hukum sebagai landasan pemindahan ibu kota.
"Menurut saya pemerintah harus mengajarkan tentang konstitusi, Undang-Undang. Ikuti saja prosedurnya, tentu DPR akan berlaku sangat amanah, profesional," bebernya
Hidayat pun menyarankan daripada rakyat disibukkan dengan polemik masalah ibu kota,lebih bagus bila presiden berkomitmen dengan apa yang sudah menjadi fokusnya. Jokowi berjanji untuk meningkatkan SDM unggul.
"Nah SDM itu menurut saya tidak terlalu korelatif dengan di mana letak Ibu Kota Indonesia, apalagi perubahannya menimbulkan banyak masalah seperti ekonomi, anggaran, sosial ada, politik ada, akan pecah itu," tukasnya.(OL-5)
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya membangun sistem peringatan dini bencana yang akurat dan mudah dipahami, agar risiko dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menduga maraknya praktik pembalakan liar sebagai salah satu faktor yang memperparah banjir Sumatra dan Aceh.
Seluruh warga negara, termasuk komunitas kampus, perlu terus didorong untuk menciptakan ruang yang aman melalui berbagai langkah bersama
LANGKAH pencegahan dan penanganan kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak harus ditingkatkan, demi mewujudkan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalani keseharian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved