Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno, menyatakan pihaknya masih menunggu nama-nama yang disodorkan oleh partai lain dalam pengisian jabatan pimpinan MPR.
Selain itu, ia juga masih dalam tahap menerima rekomendasi dari fraksinya. Sebab, partai berlambang banteng itu ingin melihat terlebih dahulu apa yang akan dilakukan bila menjadi pimpinan MPR selama lima tahun ke depan.
Baca juga: NasDem: Pimpinan Paket MPR Ditetapkan Melalui Resolusi Konsensus
Setelah mendapatkan isu dan program strategis dari fraksi, maka berbicara soal figur atau nama yang diusulkan menjadi hal yang relevan.
"Jadi kita masih menunggu dan kalau sudah makin jelas, cuacanya sudah makin terang, maka komunikasi politik bisa dilakukan lebih cepat," kata Hendrawan saat dihubungi, Minggu (28/7).
Ia juga menyampaikan terima kasih atas parpol lain yang telah mengusulkan nama-nama yang direkomendasikan untuk menduduki jabatan pimpinan MPR.
Sejauh ini, tiga parpol telah membuka nama kadernya yang akan diusulkan sebagai pimpinan MPR. Tiga itu ialah Muhaimin Iskandar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Arsul Sani dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Lestari Moerdijat dari Partai NasDem.
"Nah, Golkar belum, Gerindra juga belum, meskipun kami sudah mendengar-dengar ya. Masih ada PKS dan Demokrat. Kemudian yang belum juga adalah kelompok DPD, itu bisa dimengerti karena ada 136 orang dan mereka otonom, tunduk pada pikirannya sendiri, tidak tunduk pada fraksi seperti partai politik," kata Hendrawan.
PDIP, kata Hendrawan, memang memiliki nama potensial yang akan dicalonkan, yakni Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah. Namun, PDIP masih akan mempertimbangkan nama lain yang juga dianggap layak. (OL-6)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya membangun sistem peringatan dini bencana yang akurat dan mudah dipahami, agar risiko dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menduga maraknya praktik pembalakan liar sebagai salah satu faktor yang memperparah banjir Sumatra dan Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved