Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN pada Ketua DPR dan politisi Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar terus berdatangan dari pengurus Golkar berbagai daerah. Mereka menginginkan Golkar segera melakukan Rakernas untuk menentukan ketua umum baru.
Meski mendapat dukungan dari kader-kader di daerah, Bamsoet mengatakan tidak memiliki ambisi apa pun untuk mendapat jabatan di tubuh partai Golkar. Begitu juga untuk menjadi ketua umum. Ia mengatakan tidak berambisi besar menduduki posisi tersebut.
"Saya kan dalam posisi yang menunggu jadi anak manis saja. Saya tidak memiliki ambisi apa pun, apalagi menjadi ketua umum," ujar Bamsoet di gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/7).
Namun, ia mengatakan tetap menghargai setiap dukungan yang datang padanya. Hal itu dianggapnya sebagai bentuk apresiasi pada dirinya yang telah lama menjadi kader Golkar.
Baca juga: Airlangga Ajak Ketua DPD I Golkar Temui Jokowi
Bamsoet mengatakan belum menghitung secara pasti berapa banyak dewan perwakilan daerah (DPD) Golkar yang telah memberikan dukungan padanya. Dukungan terus berdatangan baik lewat pertemuan langsung atau berupa penyataan dukungan.
Bamsoet mengatakan tahu bahwa ada kritik dan anggapan dari kader-kader Golkar di DKI terhadap dukungan baginya yang datang dari banyak daerah. Ia dianggap melakukan manuver politik secara berlebihan untuk mendapatkan posisi ketua umum.
"Itulah saya kasihan sama adik-adik saya di DKI karena diancam sehingga terpaksa mereka melakukan hal itu. Suat saya sih tidak masalah yang penting bukan verbalnya tapi hati nuraninya. Karena pada saat pemilihan nanti kan nanti tertutup," ujar Bamsoet.
Bamsoet mengatakan dalam waktu dekat pengurus pusat Golkar akan melakukan rapat internal partai. Salah satunya untuk membahas rapat nasional.
"Jadwal kita tuh Januari sampai Desember, jadi tidak ada istilah dipercepat. Tinggal penetapan saja kapan," ujar Bamsoet. (OL-2)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved