Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini pemuda hanya dijadikan objek dalam kebijakan dan belum menjadi subjek dalam kebijakan tersebut. Pemuda seharusnya dilibatkan pemerintah dalam tiap kebijakan yang akan dilahirkan.
Demikian yang dikatakan oleh Ketua Umum Suropati Syndicate, Arief Rosyid, di sela diskusi di Menteng, Jakarta, Sabtu (29/6).
Harapan itu, kata Arief, sedikit demi sedikit mulai menuju titik terang. Menurutnya dalam Pemilu 2019 ini, wajah parlemen bakal didominasi oleh pemuda selama lima tahun mendatang.
Menurut dia, pemuda yang mendominasi kursi di parlemen memiliki kualitas yang baik. Itu diperlukan agar aspirasi pemuda dapat tersalurkan dan membuat Indonesia semakin baik ke depannya.
Arief menilai keterlibatan pemuda harus terlaksana. Pasalnya itu selaras dengan narasi Presiden Joko Widodo. "Beliau berkali-kali mengatakan akan punya figur milenial di kabinetnya, usianya berkisar 20 sampai 40 tahun, saya kira ini yang buat kehausan kita pemuda dengan peluang keterlibatan itu. Tentu mereka yang terlibat harus berintegritas dan bisa bekerja," tandas Arief.
Politisi milenial dari PAN Faldo Maldini menyatakan, pemuda tidak seharusnya terpecah menjadi dua kubu. "Demokrasi ini harus mendewasakan kita, sudah bukan waktunya lagi kita terpecah. Bagi saya yang penting bagaimana milenial ini punya keberanian untuk beraspirasi dan kalau memang ingin berpolitik ya harus didukung," ujarnya.
Generasi muda, lanjut Faldo, seharusnya mampu membawa demokrasi di Indonesia lebih baik kedepan. Milenial yang cenderung skeptis menjadi tolok ukurnya.
"Menurut saya milenial lebih cerdas, lebih terbuka, tidak bisa dibohong-bohongi, makanya milenial itu ngomong yang pasti-pasti saja. Tidak bisa mereka dikibulin," imbuhnya.
"Milenial itu butuh alasan yang rasional dan jelas. Milenial tidak bisa dibohongi, ya jujur-jujuran saja. Jadi elite jangan bohong, kalau ada kepentingan ya disampaikan. Milenial bisa menentukan langkahnya sendiri," sambung Faldo.
Menyoal dengan proses panjang Pemilu 2019 ini, Faldo menilai banyak yang harus diperbaiki. Salah satunya ialah biaya besar yang harus dikeluarkan oleh pemerintah dalam menyelenggarakan pesta demokrasi tersebut.
Oleh karenanya, amat disayangkan bila biaya mahal itu tidak dijadikan pembelajaran bagi masyarakat. (X-15)
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved