Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Demokrat mengapresiasi kehadiran Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam prosesi pemakaman Ani Yudhoyono, istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kedatangan Mega juga diharapkan menjadi pembuka lembaran baru untuk hubungan antara SBY dan Mega di kemudian hari.
"Semoga inilah jawaban terhadap harapan almarhum pak Taufiq Kiemas yang ketika hidup terus berusaha membantu agar hubungan Pak SBY dan Bu Megawati kembali membaik," ujar Jansen Sitindaon, Ketua DPP Demokrat, dalam keterangan tertulis, Senin (3/6).
Baca juga: Demokrat Harap Silaturahmi SBY-Megawati Berlanjut
Jansen mengatakan,kedatangan Mega di Kalibata juga menepis banyak pandangan publik selama ini soal renggangnya hubungan Mega dengan SBY.
"Tentu kami berterima kasih atas kedatangan Ibu Mega ya. Karena kedatangan beliau ini selain menyejukkan juga tentunya yang paling utama ikut menguatkan Pak SBY dan keluarga yang sedang berduka," ujar
Sebagai rakyat Indonesia, ia berharap hubungan baik antar pemimpin seperti ini terus terjalin ke depannya. Karena dengan sejuknya hubungan antar mantan presiden, masyarakat pasti akan ikut bersukacita melihatnya. "Dan Indonesia kita menjadi sejuk," tutup Jansen.
Seperti diketahui, Ani Yudhoyono meninggal karena penyakit kanker darah di National University Hospital Singapura pada Sabtu, (1/6). Jenazah Ani disemayamkan di kediamannya di Cikeas sebelum akhirnya dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
Selain Megawati, tampak mantan presiden BJ Habibie dan pejabat-pejabat negara lain yang hadir. (OL-6)
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved