Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih enggan menjumpai tamu yang datang untuk menjenguk istrinya Ani Yudhoyono yang masih dirawat di National University Singapura, Jumat (31/5).
"Pak SBY dan keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila beliau belum dapat menemui para sahabat yang datang ke Singapura saat ini," kata Staf Pribadi SBY, Ossy Dermawan melalui pesan via gawai.
Baca juga: AHY Mohon Rakyat Doakan Ani Yudhoyono
SBY, kata dia, masih harus berkonsentrasi mendampingi Ibu Ani di ICU dan menyampaikan terima kasih kepada sahabat yang berniat menjenguk Ibu Ani di NUH Singapura.
Hingga Jumat, Ani Yudhoyono masih menjalani perawatan intensif di Intensive Care Unit (ICU) National University Hospital (NUH) Singapura. "Ini adalah hari ketiga, Ibu Ani berada di ICU untuk menjalani perawatan intensif untuk mengatasi penyakit kanker darah yang dideritanya," kata Ossy.
Saat ini, SBY beserta keluarga, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Larasati Pohan serta Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) dan Aliya Rajasa masih terus mendampingi Ibu Ani di ruang ICU, termasuk para cucu-cucu lengkap berada di Singapura.
Terkait kondisi medis, ia mengatakan merupakan domain dokter dan rumah sakit. "Tentunya kami tidak dapat memberikan keterangan secara detail," kata dia.
Baca juga: Kondisi Ani Yudhoyono Dikabarkan Memburuk
SBY beserta keluarga berterima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan oleh seluruh rakyat Indonesia kepada Ibu Ani.
"Semoga doa dan dukungan yang diberikan akan dikabulkan oleh Allah Swt, Tuhan yang Maha Kuasa. Sehingga Ibu Ani dapat segera sembuh," pungkasnya. (Ant/OL-6)
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved