Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKAIT wacana pengisian kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 2019-2024 yang digadang-gadang akan diisi oleh kader Partai Nasional Demokrat (NasDem), Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Irma Suryani Chaniago mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan kader untuk mengisi kursi pimpinan MPR tersebut.
"Kalau NasDem sudah siap dengan kadernya," ujar Irma saat dihubungi, Minggu (26/5)
Baca juga: Sandi dan BW Diminta Berhenti Bangun Opini
Meskipun demikian, Irma mengaku pihaknya akan tetap menjunjung musyawarah dan mufakat yang akan dilakukan oleh Koalisi Indonesia Kerja guna mengisi posisi tersebut, di antaranya, partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga memiliki suara yang cukup signifikan dalam Pemilu 2019.
"Nah, tentunya kita akan berkoordinasi dengan mereka, dengan teman-teman Golkar, PKB, NasDem, yang tiga itu toh yang suaranya signifikan. Jadi kita kan tinggal nunggu aja siapa yang lebih bisa dianggap bisa mewakili dari semua partai koalisi," papar wanita kelahiran Lampung tersebut.
Irma mengaku bahwa partai yang berdiri sejak tahun 2011 itu tidak memiliki strategi khusus untuk merebut posisi pimpinan MPR tersebut. Sebaliknya, NasDem sangat menjunjung kerukunan koalisi di atas ambisi partainya.
Baca juga: Mustofa Nahrawardaya Resmi Tersangka Kasus Hoaks
"NasDem tuh bukan partai yang haus kekuasaan kok, bagi NasDem kesolidan koalisi itu lebih penting. Dengan begitu saya yakin teman-teman partai juga akan melihat bagaiamana sosok yang akan mewakili mereka secara keseluruhan," ujar Irma.
Irma berharap, nantinya posisi pimpinan MPR tersebut dapat diisi oleh kader partai yang dapat mengayomi semua pihak, tidak hanya memperjuangkan atau menguntungkan kepentingan partainya sendiri-sendiri. (OL-6)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya membangun sistem peringatan dini bencana yang akurat dan mudah dipahami, agar risiko dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menduga maraknya praktik pembalakan liar sebagai salah satu faktor yang memperparah banjir Sumatra dan Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved