Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKAIT wacana pengisian kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 2019-2024 yang digadang-gadang akan diisi oleh kader Partai Nasional Demokrat (NasDem), Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Irma Suryani Chaniago mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan kader untuk mengisi kursi pimpinan MPR tersebut.
"Kalau NasDem sudah siap dengan kadernya," ujar Irma saat dihubungi, Minggu (26/5)
Baca juga: Sandi dan BW Diminta Berhenti Bangun Opini
Meskipun demikian, Irma mengaku pihaknya akan tetap menjunjung musyawarah dan mufakat yang akan dilakukan oleh Koalisi Indonesia Kerja guna mengisi posisi tersebut, di antaranya, partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga memiliki suara yang cukup signifikan dalam Pemilu 2019.
"Nah, tentunya kita akan berkoordinasi dengan mereka, dengan teman-teman Golkar, PKB, NasDem, yang tiga itu toh yang suaranya signifikan. Jadi kita kan tinggal nunggu aja siapa yang lebih bisa dianggap bisa mewakili dari semua partai koalisi," papar wanita kelahiran Lampung tersebut.
Irma mengaku bahwa partai yang berdiri sejak tahun 2011 itu tidak memiliki strategi khusus untuk merebut posisi pimpinan MPR tersebut. Sebaliknya, NasDem sangat menjunjung kerukunan koalisi di atas ambisi partainya.
Baca juga: Mustofa Nahrawardaya Resmi Tersangka Kasus Hoaks
"NasDem tuh bukan partai yang haus kekuasaan kok, bagi NasDem kesolidan koalisi itu lebih penting. Dengan begitu saya yakin teman-teman partai juga akan melihat bagaiamana sosok yang akan mewakili mereka secara keseluruhan," ujar Irma.
Irma berharap, nantinya posisi pimpinan MPR tersebut dapat diisi oleh kader partai yang dapat mengayomi semua pihak, tidak hanya memperjuangkan atau menguntungkan kepentingan partainya sendiri-sendiri. (OL-6)
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan desa.
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved