Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia karena kelelahan akibat nonstop bekerja menghitung jumlah surat suara Pemilu Serentak 2019, menjadi sorotan publik. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan komisi pemilihan umum (KPU) harus segera membantu keluarga korban yang terkena musibah tersebut.
"Saya katakan negara tidak boleh abai. Negara harus bertanggung jawab, karena mereka adalah pejuang-pejuang demokrasi kita yang bekerja siang dan malam," ucapnya saat menyambangi kantor KPU di Menteng, Jakarta, Selasa (23/4).
Baca juga: Warga Galang Dana untuk Petugas KPPS yang Meninggal
Partai Demokrat, sambung dia, mengaku terkejut karena jumlah anggota KPPS yang meninggal dunia mencapai 91 orang. Pihaknya turut mengucapkan belasungkawa dan mengimbau kepada KPU agar segera mencairkan dana bantuan kepada anggota KPPS.
"Saya setuju dengan pimpinan Komisioner KPU untuk memberi santunan yang sekarang sedang dibicarakan dengan kementrian keuangan. Saya kira kita respect agar kementerian keuangan untuk mencarikan dana santunan yang pas untuk keluarga yang ditinggalkan, itu paling utama dulu," jelas Hinca.
Lebih lanjut kata dia, orang seolah lupa bahwa masih ada orang-orang di balik proses Pemilu 2019 yang bekerja jauh lebih keras.
"Seolah-olah peserta kampanye yang bekerja keras. Orang berpesta kelihatanya capek, tapi lebih capek orang yang memasak di dapur. Tidak ada pesta tanpa orang yang memasak di dapur. Seperti itu pahlawan demokrasi," tutupnya. (OL-6)
Heri memberikan contoh pada kasus seperti Parigi Moutong, sebagai calon bupati dengan status mantan narapidana.
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 28 petugas meninggal saat Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024.
ANGGOTA KPU DKI Jakarta Doddy Wijaya menegaskan pihaknya tak menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 28, Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur
KASUS pencoblosan 19 surat suara di TPS 28, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, oleh ketua KPPS diusut lewat dugaan tindak pidana pemilu oleh Bawaslu.
Lebih lanjut, Rahmat menambahkan bahwa sebanyak 30 orang pengawas mengalami sakit berat, 30 orang sakit ringan, 26 orang luka berat, dan 43 orang luka ringan.
Ketua KPPS diduga mengarahkan pemilih untuk mencoblos salah satu paslon. Kemudian, ditemukannya kotak suara yang tidak bersegel saat pleno di Kecamatan Bathin II Babeko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved