Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) diprediksi akan kembali memenangi bursa Pilpres 2019. The Economist Intelligence Unit menuturkan Jokowi akan menang dengan dukungan dari mitra koalisinya. Menurut The Economist, Jokowi harus terus fokus pada liberalisasi dari lingkungan bisnis. Dia juga harus secara bertahap membuka investasi asing.
"Reformasi big bang akan tetap sulit dipahami. Namun, jika Prabowo Subianto menang, dia akan menjadi nasionalis," tutur The Economist, dalam laporan yang diterima Medcom.id.
Mereka mengatakan Prabowo akan menjadi tantangan untuk bisnis asing dan per-usahaan Indonesia dalam menjangkau pasar global. Selain itu, stabilitas fiskal Indonesia juga bisa terancam dengan rencana pemotongan pajak. "Joko Widodo diprediksi mampu meneruskan masa jabatan dalam pemilihan 17 April karena dukungan yang akan ia terima dari partai-partai koalisi," kata mereka. "Pemerintahan presiden saat ini telah memberikan stabilitas makro ekonomi dan peningkat-an akses ke layanan kesehatan dan pendidikan.''
Baca Juga: Indramayu akan Tetap Jadi Lumbung Padi Nasional
The Economist menambahkan, mantan gubernur DKI Jakarta itu juga membuat kema-juan bertahap dalam pengembangan infrastruktur. Prestasi Jokowi ini dinilai akan menambah dukungan untuknya. Analis The Economist Intelligence Unit, Anwita Basu, menuturkan Jokowi akan memastikan reformasi berkelanjutan terhadap lingkungan bisnis lima tahun ke depan. Meski demikian, ada beberapa risiko yang harus dihadapi Jokowi.
"Risiko utama bagi Jokowi ialah upayanya untuk menjangkau arus utama Islam konservatif serta kegagalannya memberikan perbaikan substansial dalam catatan hak asasi manusia. Golongan muda dan minoritas pribumi akan berkurang antusiasmenya terhadap Jokowi. Hal itu berbeda dari Pilpres 2014. (Pro/P-1)
STAF Khusus Wakil Presiden (Stafsus Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Tina Talisa mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2026).
POLDA Metro Jaya menegaskan bahwa status wajib lapor bagi Rismon Sianipar, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah Jokowi
Rismon telah mempublikasikan video permintaan maafnya lewat kanal YouTube Balige Academy.
Advokat Jahmada Girsang yang mendampingi Rismon Sianipar menyatakan bahwa pertemuan antara kliennya dengan Presiden ke-7 RI tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan.
PAKAR telematika yang juga kasus dugaan ijazah palsu Jokowi atau Presiden RI ke-7, Joko Widodo Roy Suryo merespons permohonan restorative justice yang diajukan Resmon Sianipar
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved