Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Janji Sandi, Manis di Bibir tidak Sesuai di Lapangan

Mediaindonesia.com
05/4/2019 11:24
Janji Sandi, Manis di Bibir tidak Sesuai di Lapangan
Calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno(ANTARA/Seno)

ANGGOTA Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Muhamad Misbakhun menilai program ekonomi yang ditawarkan cawapres 02, Sandiaga Uno tidak sesuai dengan kenyataan.

Misbakhun mencontohkan program OKE OCE yang digagas Sandi sewaktu berkampanye sebagai Wagub DKI, ternyata hanya berbentuk minimarket bukan pemberdayaan UMKM.

"Itu pun banyak yang tutup," ujar Misbakhun dalam rilisnya, Jumat (5/4).

Oleh karena itu, dia mengingatkan warga untuk tidak terkecoh janji manis Sandi.

"Konsep ekonomi Sandiaga tidak bisa menyesuaikan antara ide dan realitas. Konsep pembangunan di DKI Jakarta merupakan bukti konkretnya dengan program ekonomi Sandiaga tidak menunjukkan hasil, jauh dari kata sesuai saat kampanye," ujar Misbakhun.

Baca juga: Elektabilitas Makin Tertekan, Prabowo Jadi Sering Emosian

Seperti diwartakan, calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan, kurang lebih dua minggu menjelang pemungutan suara, pihaknya akan semakin intensif berkampanye. Salah satu yang ditawarkan dalam kampanye yakni perubahan kondisi ekonomi.

"Perubahan ini yang akan kami tawarkan karena perubahan menuju ekonomi yang baik ini yang akan menjadi fokus kami," ujar Sandiaga Uno, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/4).

Namun, menurut Misbakhun, melihat trek rekor selama ini, Sandiaga dinilai lebih mengkedepankan janji-janji manis dibandingkan menyesuaikan fakta yang ada di lapangan.

"Ya itu contohnya program Oke Oce yang gagal dan tidak sesuai harapan," kata Misbakhun.

Terkait harga listrik yang turun, sembako murah dan pengangguran, kata Misbakhun, secara konsep dan solusi tidak ada yang link and match, sekadar populis.

Rumah Siap Kerja Sandiaga, kata Misbakhun, juga cenderung meniru kartu Prakerja yang disiapkan Presiden Jokowi.

"Begitu juga dengan janjinya untuk penurunan harga, cuma cari popularitas namun tanpa solusi yang konkrit di lapangan," tegas politisi Golkar tersebut.(RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya