Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Drajad Wibowo, dalam pemaparan konsep ekonominya mengatakan pasangan calon nomor urut 02 itu ingin menciptakan milenial tangan di atas. Hal itu dipertanyakan oleh Milenial TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Juru bicara milenial TKN, Lathifa Al Anshori, menyebut konsep ekonomi tersebut berat sebelah dan merendahkan pencari kerja,
“Jika di konsep itu disebut milenial harus jadi ‘tangan di atas’ dengan menjadi pembuat lapangan pekerjaan, berarti yang mencari lapangan pekerjaan disebut pihak ‘tangan di bawah’ dong? Milenial maunya bekerja dan mendapatkan penghasilan yang mencukupi, baik sebagai pekerja atau pemberi kerja, kenapa harus direndahkan duluan dengan konsep ekonomi Prabowo-Sandi?” tegas Lathifa
Pihaknya juga beranggapan sektor saja, yaitu sektor konvensional. Sementara milenial bisa merambah berbagai bidang pekerjain lain yang nonkonvensional.
Baca juga: Relawan Jokowi Rilis Aplikasi Jokorner
Untung bagi angkatan muda Indonesia saat ini, pemerintahan Jokowi telah mencakupi kedua sektor tersebut. Di era Jokowi, pengembangan potensi usaha dilakukan dari kedua sisi, yaitu dari pengusaha yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas SDM pencari kerja.
“Sehingga yang pengusaha dibantu modal kerja dan pelatihan skill baru, lalu pencari kerja juga memiliki keahlian yang pas untuk masuk ke dunia kerja. Jadi jodoh, apalagi kalau sudah ada Kartu Prakerja, semuanya jadi lebih mudah,” lanjut polisi muda Partai NasDem itu.
“Semestinya BPN bisa bikin konsep perekonomian yang lebih kreatif dan moderenlah. Masa kapasitas dan potensi milenial mau dibatasi di sektor konvensional saja?” pungkas Lathifa. (RO/OL-2)
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved