Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Prabowo: Beras dan Daging RI Termahal di Dunia, TKN: Itu Hoaks!

Micom
15/2/2019 10:02
Prabowo: Beras dan Daging RI Termahal di Dunia, TKN: Itu Hoaks!
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat kunjungan di Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (14/2/2019).(ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

CALON Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut harga beras dan daging Indonesia sebagai salah satu yang termahal di dunia. Hal itu diungkapkan saat melawat ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Arya Sinulingga menyebut pernyataan Prabowo itu sebagai upaya menakut-naukit dan hoaks.

"Ini Prabowo mulai menakut-nakuti dan membuat data hoaks lagi. Ini sangat berbahaya untuk bangsa," ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi, Jumat (15/2)

Padahal, imbuh Arya, berdasarkan data yang ada, harga beras di Indonesia menduduki peringkat 80 dari 89 negara di dunia.

"Termahal itu di Jepang sampai Rp59 ribu per kilogram, Kita hanya Rp12 ribu," tegas Arya. "Kita hanya lebih mahal dari Polandia, Vietnam, Nepal, Kazakhstan, India, Banglasdesh, Mesir, Tunisia, dan Sri Lanka  Di Asia Tenggara, beras Indonesia bahkan lebih murah dibandingkan Thailand."

"Jadi kalau Pak Prabowo mengatakan bahwa harga beras Indonesia paling mahal, ini beras apa? Beras mana? Pak Prabowo ini tahu tidak harga beras? Dia pernah beli beras? Jangan buat kebohongan-kebohongan lagi!" serunya.

Baca juga: Elektabilitas 01 Lampaui 02 di Jawa Barat

Mengenai harga daging, Prabowo menyebut harga daging Indonesia tertinggi di dunia.

"Ini lebih parah lagi. Karena, buktinya harga daging di dunia, Indonesia masuk nomor 49, dari 89 negara. Jadi ada di atasnya ada 48 negara yang lebih mahal. Paling mahal itu di Swiss, mencapai Rp675.000 per kg, Hong Kong mencapai Rp276.000 per kg," kecam Arya.

"Jadi, Pak Prabowo bikin hoaks lagi nih, bikin kebohongan lagi, menakut-nakuti rakyat lagi. Capres kok begini? Capres kok membuat data yang tidak benar? Ayo kita bikin pemilu kita, pemilu yang benar dan bersih, yang baik. Bukan pemilu yang menakut-nakuti dan bikin hoaks terus," cibirnya.

"Kita pusing dengan Pak Prabowo. Jangan jadi sesuatu yang memberikan yang tidak benar ke rakyat, Mungkin Pak Prabowo tidak pernah beli beras dan daging, tapi ya tidak seperti itu gayanya, caranya," pungkas Arya. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik