Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden nomor urut 01 Joko Widodo dinilai bakal unggul pada debat kedua Pilpres 2019 pada 17 Februari mendatang.
Di debat yang mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, kehutanan, dan infrastruktur nanti, Jokowi akan tampil percaya diri karena sebagai presiden dinilai berhasil membangun infrastruktur di Indonesia.
"Dengan agendanya debat ini, sudah merem (tutup mata) sajalah," kata Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, Machfud Arifin.
Machfud pun yakin bahwa Ma'ruf Amin juga bakal lebih aktif lagi pada debat selanjutnya.
Sebelumnya di debat pertama, Ma'ruf dinilai sejumlah pihak lebih irit bicara ketimbangJokowi. "Pasti (aktif). Sudah paham itu," ujarnya.
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Jhoni Hermana, menambahkan debat capres bukan untuk adu pintar antarcapres, melainkan sejatinya adu konsep. Saling adu apa yang ditawarkan setiap capres untuk mengatasi persoalan Indonesia.
"Jadi, bukan melihat siapa yang paling pintar karena saya yakin setiap calon ini putra terbaik Indonesia. Mereka pintar-pintar semua," kata Jhoni.
Bukan uji kepintaran
Jhoni akan menjadi panelis debat kedua bersama beberapa rektor perguruan tinggi negeri (PTN) lain. Jhoni tak percaya debat kandidat pada 17 Februari 2019 bertujuan menguji kepintaran setiap calon. Yang ada, justru masyarakat akan diberikan pemahaman bagaimana setiap calon mempersiapkan konsep atas permasalahan yang terjadi di Indonesia.
"Dengan begitu, masyarakat akan memahami bagaimana langkah selanjutnya yang akan dilakukan masing-masing untuk mengurai persoalan sehingga ini memudahkan masyarakat untuk memilih calon terbaik mereka," jelas Jhoni.
Jhoni mengaku sudah menyiapkan sejumlah pertanyaan bagi calon presiden. Dalam format debat kali ini, ada beberapa tema yang berkaitan langsung dengan beberapa persoalan yang dihadapi di Indonesia.
"Ada energi, pangan,sumber daya alam, lingkungan hidup dan kehutanan, serta infrastruktur. Masing-masing dari kami (pa-nelis) memang sudah diminta untuk membuat pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi nantinya pertanyaan akan diajukan langsung oleh moderator," terang Jhoni.
Meski begitu, pihaknya belum menjelaskan secara detail apa yang menjadi isi dari materi-materi yang disampaikannanti. Hal itu bersinggungan langsung dengan pakta integritas yang sudah dijalankan bersama KPU RI.
"Kita terikat pakta integritas. Enggak bisa menjelaskan sekarang. Dikhawa-tirkan akan menyentuh substansi dari isi materi nanti. Sebagai panelis, kami hanya ingin membantu masyarakat mendapatkan informasi yang jelas tentangbagaimana konsep dan pola pikir calon dalam mengatasi persoalan yang ada di Indonesia," kata Jhoni. (P-1)
Prabowo yang berlatar belakang militer membutuhkan sosok berpengalaman di bidang ekonomi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan restu kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres untuk capres Anies Baswedan.
Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar perlu mensosialisasikan capaian Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
SEJUMLAH kader Partai Demokrat Jawa Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dalam debat terakhir, Sabtu (13/4).
Tadi malam, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan calon dengan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menutup debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta.
Saat diminta oleh Prabowo untuk menjawab pertanyaan seputar pengembangan e-sport, Sandiaga mengatakan, "You wanna test your vice president."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved