Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PRESIDEN Joko Widodo mendoakan kesembuhan Ani Yudhoyono, istri dari Presiden ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
Harapan itu disampaikan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Istrinya Mufidah Kalla.
"Kami mendoakan, saya, Bu Jokowi, Pak Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan kita semuanya mendoakan agar Ibu Ani Yudhoyono cepat diberikan kesembuhan dan kesehatan. Kami semuanya mendoakan agar beliau cepat sembuh dan kembali ke indonesia," ujar Presiden.
Ani dirawat sejak Sabtu (9/2) di National University Hospital, Singapura karena mengidap penyakit kanker darah atau leukemia.
Baca juga : TKN Jokowi-Amin Turut Doakan Kesembuhan Ani Yudhoyono
Presiden Jokowi mengaku sudah mengutus mengutus Kepala RSPAD Gatot Soebroto Terawan Agus Putranto bersama tim dokter kepresidenan guna membantu perawatan Ani.
"Saya sudah perintahkan Mensesneg (Pratikno), dokter kepresidenan agar juga membantu apa yang bisa kita berikan dari sini," tandas Kepala Negara.
Selain itu, sambung Jokowi, ia sudah berkomunikasi dengan SBY guna mengetahui keadaan Ani. Kendati demikian, Presiden mengatakan tengah mengatur jadwal agar bisa menjenguk Ani di Singapura.
"Empat hari atau lima hari yang lalu saya udah telepon beliau. Pak jusuf Kalla juga sudah telepon beliau untuk mengabarkan mengenai Ibu Ani. Tengah diatur waktu (menjenguk)," imbuh mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (Pol)
Vidi Aldiano menyadari bahwa rumor tersebut berkembang karena ia sempat dipapah oleh Deddy Corbuzier keluar dari panggung usai bernyanyi dan membuat banyak orang khawatir.
Di Indonesia, kanker paru menyumbang 9,5% dari seluruh kasus kanker serta menjadi penyebab 14,1% kematian akibat kanker.
Sektor kesehatan di Indonesia kini memasuki fase baru dengan hadirnya teknologi pemindai PET/CT Biograph Vision Quadra di RS EMC Grha Kedoya.
Penelitian menemukan konsumsi protein hewani tidak meningkatkan risiko kematian, bahkan dapat memberikan perlindungan terhadap kematian akibat kanker.
Memperingati Hari Kanker Paru-Paru Sedunia, sebuah seminar kesehatan bertajuk Kenali Kanker Paru Sejak Dini digelar.
Sarkoma adalah kanker yang berasal dari jaringan mesenkim, lapisan yang dalam tubuh manusia berkembang menjadi jaringan ikat, otot, lemak, pembuluh darah, hingga tulang.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved